Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 12-18 Agustus 2019

Logo_ESDM

1. Aktivitas Gunungapi

  • Aktivitas G. Sinabung: Selama minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual umumnya gunung tampak cerah, tertutup kabut, dan berawan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal tekanan lemah mencapai ketinggian 500 m di atas puncak. Seismograf merekam 30 kali Gempa Hembusan, 10 kali Gempa Tornillo, 9 kali Gempa Low Frequency, 2 kali Getaran Banjir, 4 kali Gempa Vulkanik Dalam, 3 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 14 kali Gempa Tektonik Jauh.
  • Aktivitas G. Anak Krakatau: Pada minggu ini terjadi erupsi tipe letusan sebanyak 3 kali, yaitu letusan kecil tanpa diikuti oleh hembusan asap/abu serta tidak diikuti oleh dentuman. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi  tertutup kabut. Seismograf merekam 3 kali Gempa Letusan, 15 kali Gempa Hembusan, tremor menerus dengan amplitudo 1-15 mm, 2 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 3 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 1 kali Gempa Tektonik Jauh.
  • Aktivitas G. Tangkubanparahu:Pada minggu ini erupsi tipe letusan freatik dicirikan oleh hembusan abu menerus masih berlangsung. Letusan disertai suara gemuruh dan kepulan kolom abu tebal kehitaman (dominan abu dan pasir) mencapai ketinggian maksimum 100 m dan kolom abu ringan bercampur uap air berwarna putih mencapai ketinggian 200 m dari dasar kawah. Dampak letusan berupa jatuhan abu dan pasir tebal yang jatuh di sekitar Kawah Ratu. Seismograf merekam tremor menerus hembusan dengan amplituda 5-50 mm (dominan 30 mm).
  • Aktivitas G. Slamet:Peningkatan kegempaan secara signifikan mulai terjadi sejak Juni 2019 dan masih berlangsung sampai Agustus 2019. Sampai minggu ini peningkatan kegempaan belum diikuti oleh erupsi. Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Hembusan asap bertekanan lemah warna putih dan intensitas tipis hingga sedang dari kawah utama mencapai ketinggian maksimum 100 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 5053 kali Gempa Hembusan, tremor menerus dengan amplitudo 0.5-3 mm, dan 1 kali Gempa Tektonik Jauh. 
  • Aktivitas G. Merapi:Pada minggu ini tidak tercatat erupsi letusan tetapi erupsi efusif  dalam laju rendah berupa intrusi lava menembus kubah lava masih berlangsung. Volume kubah lava minggu ini masih tetap seperti  minggu lalu berdasarkan hasil pengukuran pada Tanggal 08 Agustus 2019 sebesar 461.000 m3. Posisi kubah lava masih stabil tetapi masih terjadi guguran lava dan awan panas guguran (APG). Sebagian besar ekstrusi lava menjadi guguran lava pijar dan APG meluncur ke hulu Kali Gendol. APG pada minggu ini terjadi 2 kali yaitu pada Tanggal 13 dan 14 Agustus 2019 dengan jarak luncur maksimum 950 m. Secara visual cuaca didominasi mendung dan berawan, kadang-kadang pagi dan malam teramati cerah. Tidak ada hujan dan tidak terjadi lahar. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian 100 m di atas puncak kawah, teramati pada Tanggal 13 Agustus 2019. Seismogram merekam 81 kali Gempa Guguran, 2 kali Gempa APG, 24 kali Gempa MP, 1 kali Gempa Hembusan, 34 kali Gempa LF, 4 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 19 kali Gempa Tektonik. Dari data guguran dan APG (jumlah dan jarak luncur), kegempaan, deformasi, kimia, dan serta visual, maka dapat dikatakan bahwa aktivitas Gunungapi Merapi minggu ini hampir sama dibandingkan minggu lalu. Belum ada perubahan rekomendasi karena masih sesuai dengan aktivitas saat ini.
  • Gunungapi Agung:Pada minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas sampai kabut/berawan. Umumnya asap kawah teramati berwarna putih tipis tekanan lemah mencapai ketinggian 50-300 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 4 kali Gempa Hembusan, 4 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 6 kali Gempa Vulkanik Dalam, 7 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 27 kali Gempa Tektonik Jauh.
  • Aktivitas G. Karangetang:Pada minggu ini erupsi tipe efusif berupa aliran lava diikuti guguran lava masih berlangsung dan pada malam hari teramati aliran lava pijar (sinar api) dan diikuti guguran lava keluar dari kedua kawah puncak yaitu Kawah Utama dan Kawah Dua. Guguran lava meluncur ke lereng baratdaya ke arah Kali Nanitu dan Kali Pangi sejauh 1000-1500 m, ke arah Kali Sense meluncur sejauh 1000-1750 m, dan ke arah barat Kali Pangi sejauh 1400 m. Pada malam hari Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Pada saat cuaca cerah teramati asap kawah utama dan kawah dua dengan ketinggian 50-500 meter di atas puncak, bertekanan sedang dengan warna putih dan intensitas tipis hingga tebal. Seismograf merekam 640 kali Gempa Guguran, 83 kali Gempa Hembusan, 6 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak, tremor menerus amplitudo 0.25-10 mm, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 21 kali gempa Tektonik Jauh.

 

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

  • Mengirim tiga Tim Tanggap Darurat Gunungapi ke Gunungapi Tangkuban Parahu Jawa Barat, Gunungapi Slamet Jawa Tengah,  dan Gunungapi Karangetang Sulawesi Utara.

 

3. Kegiatan Survei/Pemetaan.

  • Mengirim Tim Survey Pemetaan Gerakan Tanah ke Cianjur-Puncak-Bogor

 

4. Kegiatan Lain.

  • Tanggal 12 Agustus 2019 menghadiri rapat antisipasi peningkatan status Gunungapi Tangkuban Parahu di Ruang Rapat BPBD Kabupaten Bandung Barat, Jl. Raya Padalarang -Cisarua km 2, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
  • Tanggal 13 Agustus 2019 menghadiri tindak lanjut International Training on Earth Observation Product di Ruang Rapat A, Gedung D Lt.3, Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh-LAPAN, Jl. Kalisari No.8 Pekayon, Jakarta.
  • Tanggal 13 Agustus 2019 menghadiri penyusunan kamus kompetensi teknis bidang geologi di Ruang Rapat PSG Gedung A Lt.1, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.
  • Tanggal 14 Agustus 2019 menghadiri rapat penelahaan optimalisasi anggaran Badan Geologi TA 2019 di Dirjen Anggaran di Ruang Rapat Semar, Lt.5 Gedung Sutikno Slamet, Kementerian Keuangan RI. Jl. Wahidin Raya No.1  Jakarta.
  • Tanggal 16 Agustus 2019 menghadiri pemaparan dan diskusi aktivitas vulkanik dan geohazards Gunungapi Tangkuban Parahu kepada Tim Universitas Indonesia di Ruang Rapat Lt.2, Gedung AF.Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.
  • Selasa, 13 Agustus 2019 menjadi narasumber pada seminar kegunungapian di Museum Ketep Pass Magelang diwakili oleh BPPTKG Yogyakarta.
  • Jumat,16 agustus 2019 menerima kunjungan dari UPN Yogyakarta dalam rangka menghantar mahasiswa dari Akita University Jepang di BPPTKG Yogyakarta.
  • Tanggal 15 Agustus 2019 menjadi narasumber pada FGD Penyusunan Materi Teknis RDTR Kota Gorontalo di KemenATR/BPN di Hotel Park Regis Arion, Jakarta. 
  • Tanggal 16 Agustus 2019 menghadiri rapat koordinasi persiapan sosialisasi gempa bumi dan tsunami di Dinas Pendidikaan Banyuwangi dan BPBD Banyuwangi. Koordinasi ini untuk menentukan lokasi sekolah yang akan dipilih untuk sosialisasi. Rencananya di dua sekolah SD di Desa Lampon dan Desa Rajekwesi serta satu SMP direkomendasikan di SMP N 1 Banyuwangi.
  • Tanggal 17 Agustus 2019 menjadi pembina upacara diwakili oleh Pejabat Eselon 3 PVMBG di HUT Kemerdekaan RI ke-74 di beberapa Pos PGA seperti Seulawah Agam, Ijen, Egon, dan Gamalama. Peserta upacara adalah pengamat gunungapi terdekat dan penduduk sekitar pos.
  • Menghadiri rapat koordinasi pembahasan masukan dari Badan Geologi untuk Agenda pembangunan RPJMN 2020-2024.
  • Menghadiri Penyusunan RPJMN Badan Geologi di Bappenas Jakarta.
  • Tanggal 16-17 Agusutus 2019 menghadiri perlombaaan dan upacara bendera dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-74 di Badan Geologi Bandung.