Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 29 April - 05 Mei 2019

Logo_ESDM

1. Aktivitas Gunungapi.

  1. Aktivitas G. Sinabung: Selama minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual umumnya gunung cerah, tertutup kabut, dan berawan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal tekanan lemah mencapai ketinggian 300 m di atas puncak. Seismograf merekam 34 kali Gempa Hembusan, 11 kali Gempa Tornillo, 1 kali getaran banjir, 12 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 20 kali gempa Tektonik Jauh.
  2. Gunungapi Agung:Pada minggu ini terjadi 2 kali erupsi tipe eksplosif/letusan. Kolom letusan putih kelabu mencapai ketinggian maksimum 1000 m di atas puncak. Abu jatuh di sekitar puncak dan tidak ada laporan jatuhan abu dari masyarakat. Letusan disertai lontaran material pijar mencapai ketinggian 500 m dari puncak. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas sampai kabut/berawan. Umumnya asap kawah teramati berwarna putih ketebalan sedang mencapai ketinggian 50-300 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 2 kali Gempa Letusan (amplituda maksimum 24-25 mm dan durasi 1 menit 5 detik sampai 2menit 15 detik), 3 kali Gempa Hembusan, 8 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 8 kali Gempa Vulkanik Dalam, 6 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 38 kali gempa Tektonik Jauh.
  3. Aktivitas G. Anak Krakatau: Pada minggu terjadi 2 kali erupsi tipe letusan kecil. Letusan tidak diikuti oleh hembusan kolom asap atau abu. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut, hembusan asap kawah tidak teramati. Seismograf merekam 2 kali Gempa Letusan/Erupsi, 7 kali Gempa Hembusan, 1 kali Gempa Tornillo, 13 kali Gempa Low Frequency, tremor menerus dengan amplitudo 1-12 mm, 23 kali Gempa Vulkanik Dangkal, dan 4 kali Gempa Vulkanik Dalam. 
  4. Aktivitas G. Merapi:Pada minggu ini tidak tercatat erupsi letusan tetapi erupsi efusif berupa pertumbuhan kubah lava dalam laju rendah masih berlangsung. Posisi kubah lava masih stabil tetapi masih terjadi guguran lava. Pada minggu ini tidak terjadi awan panas guguran (APG. Arah guguran dominan ke tenggara (Kali Gendol). Volume kubah lava minggu ini sama dengan hasil pengukuran Tanggal 09 April 2019 yaitu sebesar 466.000 m3. Sebagian besar ekstrusi lava yang terjadi langsung gugur ke hulu Kali Gendol. Secara visual cuaca didominasi mendung, berawan dan hujan, kadang-kadang pagi dan malam teramati cerah. Tidak terjadi lahar. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian 200 m di atas puncak kawah pada Tanggal 03 Mei 2019. Seismogram merekam 158 kali Gempa Guguran, 30 kali Gempa MP, 15 kali Gempa Hembusan, 22 kali Gempa LF, 6 kali Gempa Vulkanik Dangkal, dan 6 kali Gempa Tektonik. 

 

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

  1. Mengirim Tim Tanggap Darurat Gunungapi Agung Bali.
  2. Mengirim Tim Tanggap Darurat Gerakan Tanah untuk memeriksa longsor dan banjir bandang di Provinsi Bengkulu. 

 

3. Kegiatan Survey/Pemetaan.

  1. Mengirim Tim Survei Gempa Bumi untuk Penyelidikan Geologi Terpadu Mikrozonasi Cekungan Jakarta, Tanggal 22 April - 3 Mei 2019.
  2. Penelitian dan pemetaan ZKGT skala 1: 50.000 di kompleks Cekungan Bandung bagian utara.

 

4. Kegiatan Lain.

  1. Tanggal 29 April 2019 menghadiri pembahasan pemanfaatan blok air Cikole – Pos PGA Tangkuban Parahu, RR SBUK Lt.2, Gedung AF LAsut II, Jl. DIponegoro No. 57 - Bandung .
  2. Tanggal 29 April 2019 menghadiri pembahasan Techical Agreement kerjasama PVMBG–IRD Perancis, Ruang Rapat Lt.2, Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.
  3. Tanggal 30 April 2019 menghadiri rapat pleno 1 persiapan Peringatan 100 Tahun Pemantauan Gunungapi Indonesia, di Ruang Rapat Lt.4 – Bidang MGT, Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.
  4. Tanggal 30 April 2019 menghadiri pertemuan Intelijen Bencana dan menjadi narasumber dalam Konferensi Pers Kebencanaan Bulanan di Graha BNPB, Jakarta.
  5. Tanggal 30 April 2019 menghadiri rapat evaluasi Intelejen Bencana mengenai Kebencanaan Bulan April 2019 dan kesiapsiagaan bencana Bulan Mei 2019, di Graha BNPB–Jakarta.
  6. Tanggal 02 Mei 2019 menerima kunjungan tim UNDP–Pemerintah Korea Selatan dalam rangka studi banding sistem mitigasi bencana geologi di Ruang Monitoring Lt. 1 dan Ruang Rapat Lt. 2, Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung
  7. Tanggal 03 Mei 2019 mengikuti diskusi pengembangan Museum Gunungapi Batur bersama Tenaga Ahli Menteri ESDM dan perwakilan PPSDM Geominerba di Museum Batur, di Museum Gunungapi Batur, Kintamani- Bali.
  8. Tanggal 29/4/19 menghadiri sosialisasi diwakili oleh BPPTKG tentang edukasi kebencanaan di SMP N 2 Selo yg di adakan oleh BPBD Boyolali.
  9. Tanggal 30/4/19 menghadir sosialisasi diwakili oleh BPPTKG kepada masyarakat Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Magelang yang diselenggarakan oleh BPBD Magelang.
  10. Tanggal 30/4/19 menerima kunjungan Kelompok Disabilitas Kabupaten Klaten ke BPPTKG.
  11. Tanggal 2/5/19 menerima kunjungan Relawan Desa Sidorejo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman ke BPPTKG.
  12. Tanggal 3/5/19 mengadakan sosialisasi diwakili oleh BPPTKG di huntap Banjarsari, Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman.
  13. Tanggal 4/5/19 menghadiri FGD yg diselenggarakan RRI di Yogyakarta diwakili oleh BPPTKG dalam rangka membahas program siaran kebencanaan.
  14. Tanggal 29 April 2019 menerima tamu dari Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, berdiskusi mengenai bencana di PaSiGaLa dan potensi bencana di Provinsi Sulteng.
  15. Tanggal 30 April 2019 menerima tamu dari Dinas ESDM Provinsi Gorontalo dan berdiskusi mengenai potensi bencana gempa bumi dan tsunami di Provinsi Gorontalo. 
  16. Tanggal 02 Mei 2019 menjadi narasumber dalam Rakor Pemetaan Kebijakan, Rencana dan Program di sekitar KEK dan KI: Arun Lhokseumawe, Galang Batang, Sorong, Konawe, Kuala Tanjung, dan Teluk Bintuni. Penyelenggara Kemen ATR/BPN, di Hotel Grand Kemang, Jakarta. 2 Mei 2019.
  17. Sebagai narasumber rekomendasi teknis penanggulangan, rehabilitasi, dan rekontruksi pasca  bencana banjir bandang  Kabupaten Sentani, Papua atas undangan BNPB.
  18. Melakukan Kajian UPT Mitigasi Bencana Geologi yang membahas bidang gerakan tanah.
  19. Menjadi narasumber Mitigasi Gerakan Tanah di Kabupaten Subang.
  20. Menjadi narasumber Mitigasi Gerakan Tanah untuk Pengembangan Destinasi Wisata Tangguh bencana di Kementerian Pariwisata.