Sosialisasi Informasi Kebencanaan Geologi Dalam Menghadapi Natal 2018 Dan Tahun Baru 2019

 

presscon2018 (1)

Bandung 18 Desember  2018 bertempat di Ruang Monitoring Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Jl. Diponegoro No. 57 Bandung diadakan konferensi pers berkaitan dengan Kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019.

Seperti diketahui pada masa liburan hari besar keagamaan atau perayaan tertentu seperti Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru umumnya terjadi lonjakan pengunjung menuju lokasi wisata alam seperti kawasan wisata alam gunungapi, ditambah saat ini cuaca di hampir seluruh wilayah Indonesia masuk dalam musim hujan dengan curah hujan yang sangat tinggi mengakibatkan banyak wilayah yang rawan terkena gerakan tanah.

Dihadapan awak media, Kepala Bagian Tata Usaha Ir. Gede Suantika, M.Si yang mewakili Kepala Pusat PVMBG mengatakan "Peran media untuk menyampaikan berita tentang mitigasi bencana geologi dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru sangat diharapkan", untuk itu Badan Geologi - PVMBG mengadakan acara konferensi pers dengan materi Kebencanaan Geologi diantaranya Gunungapi, Gempa Bumi Tsunami, dan Gerakan Tanah.

Kepala Bidang Mitigasi Gerakan Tanah Ir. Agus Budianto, dalam kesempatan itu mengatakan "Potensi ancaman pada bulan Desember  2018 hingga menjelang Tahun Baru 2019 nanti diperkirakan akan tetap tinggi", sementara Ir. Kristianto Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat mengatakan "Pada saat ini terdapat 20 gunungapi di Indonesia dengan tingkat aktivitas di atas Level I (Normal), yaitu 1 gunungapi dalam tingkat aktivitas Level IV (AWAS), 2 gunungapi dalam tingkat aktivitas Level III (SIAGA), serta 17 gunungapi dalam tingkat aktivitas Level II (WASPADA)"

PVMBG  - Badan Geologi dalam kesiap siagaan mitigasi kebencanaan geologi melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah dan pengelola wisata alam gunungapi yang diperkirakaan akan mengalami lonjakan pengunjung selama masa liburan Natal dan Tahun Baru ini dan menyiapkan Tim Tanggap Darurat , Membuat Peta Prakiraan Wilayah Potensi Terjadi Gerakan Tanah dan Peta Potensi Rawan Gerakan Tanah / Tanah Longsor pada jalur jalan di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, NTT, Maluku dan Papua

 

presscon2018 (3)

 

presscon2018