Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 25 November – 1 Desember 2019

 Logo_ESDM_Remake_FINAL-2

1. Aktivitas Gunungapi

(1) Aktivitas G. Sinabung:

Tidak ada kejadian erupsi eksplosif maupun efusif. Gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 50-300 meter dari puncak. Seismograf merekam 41 kali Gempa Hembusan, 7 kali Gempa Tornillo, 1 kali Gempa Low Frequency, 1 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Vulkanik Dalam, 8 kali Gempa Tektonik Lokal, 19 kali Gempa Tektonik Jauh.

(2) Aktivitas G. Anak Krakatau:

Minggu ini tidak terjadi erupsi. Pengamatan visual dengan menggunakan CCTV di daerah sekitar kawah teramati asap kawah utama dengan ketinggian maksimum 50 meter dari dasar kawah, bertekanan lemah dengan warna putih dan intensitas tipis. Seismograf merekam 2 kali gempa Hembusan, 9 kali Gempa Low Frequency, Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5-3 mm (dominan 1 mm).

(3) Aktivitas G. Slamet:

Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Gunungapi terlihat jelas hingga tertutup. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 25-100 meter dari puncak. Seismograf merekam 3.397 kali gempa Hembusan, Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5-3 mm (dominan 2 mm).

(4) Aktivitas G. Merapi:

Pada minggu ini di G. Merapi tidak terjadi Letusan. Namun demikian pada tanggal 30 November 2019 kenaikan yang signifikan Gempa LF dengan jumlah 19 kali dan naiknya konsentrasi gas CO2.

Secara visual cuaca kabut, mendung, berawan, malam hingga pagi teramati cerah. Terjadi hujan dengan intensitas tertinggi 100 mm/jam di Pos Ngepos pada tanggal 30 November 2019.

Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian maksimum 250 meter di atas puncak kawah yg terjadi pada tanggal 29 November 2019.

Seismograf merekam: 25 kali Gempa Guguran, 9 kali Gempa MP, 2 kali Gempa Hembusan, 37 kali Gempa LF, tidak terjadi Gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali terjadi Gempa Vulkanik Dalam, 20 kali Gempa Tektonik.

Berdasar data yang ada yaitu: kegempaan, deformasi, kimia, serta visual, aktivitas G. Merapi minggu ini mengalami penurunan kegempaan dengan ditandai adanya penurunan hampir semua kegempaan, kecuali kegempaan LF. Namun demikian tidak berarti penurunan jumlah kegempaan ini adalah penurunan aktivitas.

Jumlah kegempaan LF yang 2 kali lipat dibanding satu minggu yang lalu, mengindikasikan bahwa masih adanya suplai magma serta menunjukan aktivitas yg terjadi di G. Merapi. Potensi adanya letusan masih ada, namun dengan perkiraan bahaya masih ada di area 3 km dari puncak. Sehingga rekomendasi yg diberikan masih sesuai dengan aktivitas saat ini.

(5) Aktivitas G. Karangetang:

Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Pada saat cuaca cerah teramati asap dari Kawah Utama dan Kawah Dua dengan ketinggian 25-500 meter, bertekanan lemah hingga sedang dengan warna putih dan intensitas tipis hingga tebal. Guguran lava teramati keluar dari Kawah Utama ke arah Kali Pangi, Kali Nanitu dan Kali Sense lk 700-1750m. Pada malam hari teramati sinar api dari puncak kawah (Kawah Utama dan Kawah Dua). Seismograf merekam 1 kali gempa Letusan, 729 kali gempa Guguran, 115 kali gempa Hembusan, 34 kali Tremor Harmonik, 34 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, 5 kali gempa Vulkanik Dangkal, 7 kali gempa Vulkanik Dalam dan 31 kali gempa Tektonik Jauh. Tremor Menerus dengan amplitudo 0,25 - 50 mm.

(6) Aktivitas G. Agung:

Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Pada saat cuaca cerah teramati asap dari kawah utama dengan ketinggian 50-100 meter di atas puncak, bertekanan lemah berwarna putih dan intensitas tipis. Seismograf merekam 4 kali Gempa Hembusan, 3 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 4 kali Gempa Vulkanik Dalam, 6 kali gempa Tektonik Lokal dan dan 20 kali Gempa Tektonik Jauh.

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana

(1) Pengiriman Tim Tanggap Darurat G. Sinabung.

(2) Pengiriman Tim Tanggap Darurat G. Karangetang.

3. Kegiatan Survei/Pemetaan

(1) Hari Jumat-Minggu, tanggal 22 November - 1 Desember 2019; Penyelidikan Pasca Tsunami di Tanjung Lesung, Provinsi Banten.

4. Kegiatan Lain

(1) Hari Minggu-Rabu, tanggal 24-27 November 2019; Instalasi dan evaluasi Pemasangan LEWS gerakan tanah di Majalengka, Provinsi Jawa Barat

(2) Hari Minggu-Jumat, tanggal 24-29 November 2019; Sosialisasi gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah

(3) Hari Senin, tanggal 25 November 2019; Narasumber pada FGD Peta Multirawan Bencana Jawa Barat di Hotel Sahira, Kota Bogor. Rapat dipimpin oleh Kapus Pemetaan Tematik BIG.

(4) Hari Selasa-Minggu, tanggal 26 November-1 Desember 2019; Kaji cepat ancaman amblesan untuk tindaklanjut permintaan BNPB, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.

(5) Hari Rabu, tanggal 27 November 2019; menjadi narasumber di acara program RRI Kentongan, bertempat di Hotel Grand Pesona, Bogor, Provinsi Jawa Barat.

(6) Hari Rabu, tanggal 27 November 2019; Kunjungan TK ABA Miliran Yogyakarta ke BPPTKG.

(7) Hari Kamis, tanggal 28 November 2019; menjadi narasumber pada acara Penyuluhan Informasi Kebencanaan Geologi, bertempat di Auditorium Badan Geologi, Jl. Diponegoro No. 57, Bandung.

(8) Hari Kamis, tanggal 28 November 2019; menjadi narasumber seminar tsunami Selat Sunda dari kerjasama Kemenristek-JST Jepang, bertempat di lantai 17 gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta.

(9) Hari Jumat, tanggal 29 November 2019; menjadi narasumber pada pertemuan Tim Intelijen Bencana dan Konferensi Pers Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Indonesia di Graha BNPB, Jl. Pramuka No.38, Jakarta.

(10) Hari Jumat-Selasa, tanggal 29 November-3 Desember 2019; mendampingi BPBD Cianjur dan BPBD Sukabumi untuk pemasangan rambu di sekitar sesar Cimandiri, Provinsi Jawa Barat

(11) Hari Jumat, tanggal 29 November 2019; menjadi narasumber Pengembangan Infrastruktur untuk mendukung kawasan ekonomi, BPIW KemenPUPR, di Hotel Mercure, Jakarta.

(12) Hari Jumat, tanggal 29 November 2019; rapat pembahasan dan evaluasi atlas kebencanaan IKN di internal Badan Geologi, Bandung

(13) Hari Jumat, tanggal 29 November 2019; Workshop Rencana Aksi Daerah (RAD) - BPBD DIY.