Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 05-11 Agustus 2019

Logo_ESDM_Remake_FINAL-2

1. Aktivitas Gunungapi.

(1). Aktivitas G. Sinabung:

Selama minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual umumnya gunung tampak cerah, tertutup kabut, dan berawan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal tekanan lemah mencapai ketinggian 400 m di atas puncak. Seismograf merekam 3 kali Gempa Hembusan, 1 kali Gempa Tornillo, 5 kali Gempa Low Frequency, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, 4 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 9 kali Gempa Tektonik Jauh.

(2). Aktivitas G. Anak Krakatau:

Pada minggu ini terjadi erupsi tipe letusan sebanyak 1 kali, yaitu letusan kecil tanpa diikuti oleh hembusan asap/abu serta tidak diikuti oleh dentuman. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi tertutup kabut. Seismograf merekam 1 kali Gempa Letusan, 6 kali Gempa Hembusan, 1 kali Gempa Low Frequency, tremor menerus dengan amplitudo 1-33 mm, 6 kali Gempa Vulkanik Dangkal, dan 2 kali Gempa Vulkanik Dalam.

(3). Aktivitas G. Tangkubanparahu:

Pada minggu ini erupsi tipe letusan freatik diikuti hembusan abu menerus masih berlangsung. Hembusan abu disertai suara gemuruh dan kepulan kolom abu tebal kehitaman (dominan abu dan pasir) mencapai ketinggian maksimum 80 m dan kolom abu ringan bercampur uap air berwarna putih mencapai ketinggian 200 m dari dasar kawah. Dampak letusan berupa jatuhan abu dan pasir tebal yang jatuh di sekitar Kawah Ratu. Seismograf merekam tremor menerus hembusan dengan amplituda 4-50 mm (dominan 50 mm).

(4). Aktivitas G. Slamet:

Peningkatan kegempaan secara signifikan mulai terjadi sejak Juni 2019 dan masih berlangsung sampai Agustus 2019. Sampai minggu ini peningkatan kegempaan belum diikuti oleh erupsi. Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Hembusan asap bertekanan lemah warna putih dan intensitas tipis hingga sedang dari kawah utama mencapai ketinggian maksimum 250 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 5088 kali Gempa Hembusan, tremor menerus dengan amplitudo 0.5-3 mm, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 1 kali Gempa Tektonik Jauh.

(5). Aktivitas G. Merapi:

Pada minggu ini tidak tercatat erupsi letusan tetapi erupsi efusif dalam laju rendah berupa intrusi lava menembus kubah lava masih berlangsung. Volume kubah lava minggu ini agak menurun bila dibandingkan minggu lalu berdasarkan hasil pengukuran Tanggal 08 Agustus 2019 sebesar 461.000 m3. Posisi kubah lava masih stabil tetapi masih terjadi guguran lava dan awan panas guguran (APG). Sebagian besar ekstrusi lava menjadi guguran lava pijar dan APG meluncur ke hulu Kali Gendol. APG pada minggu ini terjadi 2 kali yaitu pada Tanggal 06 dan 08 Agustus 2019 dengan jarak luncur maksimum 1200 m. Secara visual cuaca didominasi mendung dan berawan, kadang-kadang pagi dan malam teramati cerah. Tidak ada hujan dan tidak terjadi lahar. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian 50 m di atas puncak kawah, teramati pada Tanggal 07 Agustus 2019. Seismogram merekam 108 kali Gempa Guguran, 2 kali Gempa APG, 11 kali Gempa MP, 7 kali Gempa Hembusan, 5 kali Gempa LF, 2 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 11 kali Gempa Tektonik. Dari data guguran dan APG (jumlah dan jarak luncur), kegempaan, deformasi, kimia, dan serta visual, maka dapat dikatakan bahwa aktivitas Gunungapi Merapi minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu. Belum ada perubahan rekomendasi karena masih sesuai dengan aktivitas saat ini.

(6). Gunungapi Agung:

Pada minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas sampai kabut/berawan. Umumnya asap kawah teramati berwarna putih tipis tekanan lemah mencapai ketinggian 50 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 6 kali Gempa hembusan, 1 kali Gempa Vulkanik Dalam, 2 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 21 kali Gempa Tektonik Jauh.

(7). Aktivitas G. Karangetang:

Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Erupsi efusif berapa aliran lava masih berlangsung dan pada malam hari teramati aliran lava pijar dan diikuti guguran lava ke lereng barat dan baratdaya. Pada saat cuaca cerah teramati asap kawah utama dan kawah dua dengan ketinggian 50-100 meter di atas puncak, bertekanan sedang dengan warna putih dan intensitas tipis hingga tebal. Seismograf merekam 291 kali Gempa Guguran, 84 kali Gempa Hembusan, 2 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak, tremor menerus dengan amplitudo 0.25-50 mm, 1 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 18 kali gempa Tektonik Jauh (satu kali terasa MMI I).

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

(1). Mengirim dua Tim Tanggap Darurat Gunungapi ke Gunungapi Sinabung Sumatera Utara dan Gunungapi Karangetang Sulawesi Utara.

(2). Mengirim Tim Tanggap Darurat Gempa Bumi ke Provinsi Banten Tanggal 04-09 Agustus 2019.

(3). Mengirim Tim Tanggap Darurat Gerakan Tanah untuk melakukan kaji cepat kejadian gerakan tanah di Tapanuli Utara atas permintaan BPBD Kabupaten Tapanuli Utara.

3. Kegiatan Survei/Pemetaan.

(1). Mengirim Tim Survey Pemetaan Gerakan Tanah ke Cianjur-Bogor.

4. Kegiatan Lain.

(1). Tanggal 05-06 Agustus 2019 menghadiri Penyusunan Rencana Kontijensi dan TTX penanggulangan bencana erupsi G. Dieng (gas beracun) Prov. Jawa Tengah, bertempat di D'emmerick Hotel-Salatiga.

(2). Tanggal 05-09 Agustus 2019 menghadiri Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pengamat Gunungapi di Yogyakarta.

(3). Tanggal 08 Agustus 2019 menghadiri silaturahmi potensi SAR Jawa Barat bertempat di Aula Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Jl. Raya Bandung-Garut Km.27.

(4). Rabu, Tanggal 07 Agustus 2019 menghadiri Rapat Trilateral Meeting membahas Anggaran 2019 dengan DJA-Kem. Keuangan, Bappenas, dan KESDM di KESDM Jakarta.

(5). Jumat, Tanggal 09 Agustus 2019 menghadiri Coffee Morning untuk pemberian penghargaan disiplin PNS dan internalisasi ZI menuju WBK WBBM di BPPTKG Yogyakarta.

(6). Tanggal 05 Agustus 2109 menghadiri FGD Program Mitigasi Bencana RRI “Kentongan” diselenggarakan oleh RRI Pusat, di The Sunan Hotel, Solo.

(7). Tanggal 05-06 Agustus 2019 menjadi narasumber pada Workshop Tsunami Early Warning System di BMKG, Jakarta.

(8). Tanggal 05-06 Agustus 2019 menjadi narasumber untuk Penyusunan Rencana Kontijensi di BPBD Trenggalek dan BPBD Pacitan, Jawa Timur.

(9). Tanggal 07 Agustus 2019 menghadiri diskusi penjajakan kerjasama mengenai Potensi Risiko Tsunami di Selat Makasar antara Badan Geologi (PVG dan PSG) dengan Hewit Watt University, UK.

(10). Menghadiri undangan Badan Informasi Geospasial (BIG) terkait kegiatan assesment serta konfirmasi ketersediaan IGT kemaritiman dan kebencanaan.

(11). Menghadiri Seminar Dikpim IV untuk jabatan Kasubid Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Barat.

(12). Menghadiri pertemuan bilateral Kementerian ESDM dan Bappenas membahas RPJMN 2020-2024 sektor ESDM di Bappenas, Jakarta.