Tanggapan Gempa Bumi Di Barat Daya Bengkulu Tanggal 16 September 2018

I. Informasi gempa bumi:

Gempa bumi terjadi pada hari Minggu, 16 September 2018, pukul 13:54 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada pada koordinat  4,91°LS dan 102,93°BT (57 km di sebelah barat daya Kab. Kaur, Bengkulu), dengan magnitudo 5,1 SR pada kedalaman 10 km.  GFZ Jerman melaporkan pusat gempa bumi berada pada koordinat 4,85°LS dan 102,89°BT, pada kedalaman 10 km dengan magnitudo 5,0 mb.

 

II. Kondisi geologi daerah terdampak gempa bumi:

 Pusat gempa bumi berada di Samudera Indonesia di sebelah barat daya Pulau Sumatra. Daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi yaitu pesisir barat Provinsi Bengkulu yang disusun oleh batuan sedimen berumur Tersier serta batuan sedimen dan endapan gunungapi berumur Kuarter. Guncangan gempa bumi akan terasa kuat pada batuan Kuarter serta batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan.

 

III. Penyebab gempa bumi:

 Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas sesar  sepanjang sesar Sumatra.

 

IV. Dampak gempa bumi:

 Guncangan gempa bumi dirasakan sebesar IV-V MMI di Kota Liwa. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi adanya korban jiwa maupun kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami karena energinya tidak cukup besar untuk menyebabkan deformasi di bawah laut.

 

V. Rekomendasi:

  1. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.

 

Bengkulu