G. Colo

G. COLO (P. Una-una), Sulawesi Tengah pdf_icon_transparent
1 2

KETERANGAN UMUM   
Nama :

G. Colo

Nama Lain :

-

Lokasi   
a.Geografi Puncak :

0º 10' LS dan 121o 36.5' BT.

b.Administrasi

:  Pulau Una-Una, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah
Ketinggian :  486,9 m dpl (Bukit Sakora)
Tipe Gunungapi :  Strato
Pos Pengamatan :  Desa Wakai, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Sulawesi Tengah. Posisi Geografi: 00º 24' 42,06" LS dan 121o 51' 36,84" BT Ketinggian 2 m dpl.

 

PENDAHULUAN

Cara Mencapai Puncak

Dari Kampung Awo menyusuri Sungai Awo dan Sungai Tanjung Marola langsung menuju puncak kemudian turun ke kawah. Lama perjalanan sampai mencapai kawah ditempuh selama 2 - 3 jam.

Demografi

Colo, dalam bahasa daerah suku Bugis berarti korekapi. Seperti diketahui, bahwa penduduk Pulau Una-Una, tempat G. Colo berada, dihuni oleh sebagian besar masyarakat yang berasal dari suku Bugis dan Gorontalo. Kampung Una-Una adalah ibukota Kecamatan Pulau Una-Una, pulau yang dikenal sangat subur dan merupakan penghasil kopra utama untuk daerah Sulawesi Tengah. Demikian suburnya sehingga diberi julukan sebagai Pulau Ringgit. Selain kelapa, Una-Una juga menghasilkan cengkeh dan hasil laut, terutama ikan, kepiting, dan teripang. Jumlah penduduk sebelum Erupsi 1983 sebanyak 7.000 jiwa.

Keadaan tersebut berbalik menjadi daerah gersang setelah dilanda erupsi G. Colo yang berlangsung pada Juli 1983. Hampir seluruh perkampungan rusak parah, bahkan hilang rata dengan tanah dilanda awanpanas dan lahar. Sejak itu kota kecamatan dipindahkan ke Wakai, gugusan Pulau Togian.

Tiga tahun kemudian penduduk mulai kembali, terutama bagi mereka yang masih memiliki sisa kebun kelapa atau yang jelas batas tanah miliknya.

Pengamatan terakhir yang dilakukan dalam tahun 1999 menunjukkan, bahwa sudah banyak penduduk yang mulai membangun kembali rumah dan mengolah kebunnya yang rusak, tetapi jumlahnya tidak pasti karena sebagian dari mereka belum menetap.