G. Galunggung

G.GALUNGGUNG, JAWA BARAT pdf_icon_transparent
GALUNGGUNG


KETERANGAN UMUM

  
NAMA GUNUNGAPI :

G. GALUNGGUNG

NAMA LAIN :

-

NAMA KAWAH :

GALUNGGUNG

LOKASI

:  Koordinat/ Geografi : 7o 15' LS dan 108o03' BT . Secara administratif termasuk :Priangan Tatar Sunda, Kabupaten Tasikmalaya dan Garut.
KETINGGIAN :
 2168 m. dml (di atas muka laut) atau 1820 m diatas dataran Tasikmalaya.
KOTA TERDEKAT :  Tasikmalaya
TIPE GUNUNGAPI :  Strato
POS PENGAMATAN :
 Desa Padakembang, Kec. Padakembang, Singaparna, Kab. Tasikmalaya.
Posisi Geografi : 07o 17' 55,45" LS dan 108o 06' 45,96" BT ketinggian 577 dpl.

 

PENDAHULUAN

Cara Mencapai Puncak  

Dapat dicapai dari Tasikmalaya menuju Indihiang atau Singaparna kearah Cipanas kemudian ke Cibukur. Pencapaian dapat dilakukan dengan menggunakan kendaraan bermotor (roda 4). Untuk mencapai puncak/kawah dapat menggunakan tangga permanen yang tersedia.

Demografi

Bagian barat tubuh gunung api termasuk Kabupaten Garut sedangkan bagian timur termasuk Kabupaten Tasikmalaya. Wilayah Kabupaten Garut lebih didominasi oleh tutupan lahan berupa hutan dan perkebunan, sedangkan wilayah Kabupaten Tasikmalaya lebih merupakan daerah pemukiman. Bagian gunung api Galunggung yang termasuk Kabupaten Garut, berada dalam wilayah Kecamatan Singaparna. Kabupaten Tasikmalaya, terdiri atas Kecamatan Leuwisari yang memiliki 5 (lima) desa dan Kecamatan Indihiang yang memiliki 8 (delapan) desa.

Jumlah penduduk di sekitar Gunung Galunggung sebesar lk 1.5 juta dengan laju pertumbuhan pada 1991 s/d 2001 sebesar 0,76% yang sebagian besar menempati lereng bagian tenggara-selatan dengan mata pencaharian utamanya sebagai petani.

Daerah pertanian atau perkebunan mencangkup luas 54,8% (1991) dengan laju pertumbuhan 0,059%. Daerah persawahan mencangkup 21% yang terdiri atas sawah teknis (beririgasi permanen) dengan luas tiga (3) kali sawah non-teknis, dan sawah non-teknis. Laju pertumbuhan pada tahun 1986 s/d 1991; sawah teknis 1,796% dan sawah non-teknis 0,188%.

Daerah hutan terdiri atas hutan produksi dan hutan cadangan yang berfungsi sebagai hutan lindung, mencangkup luas 38,05%. Luas hutan produksi mencapai lk3.953 Ha dan hutan cadangan lk2800 Ha.

Inventarisasi Sumber Daya Gunungapi 

Sumber daya yang dapat digali atau dimanfaatkan berupa sumber daya lingkungan dan bahan galian industri. Sumber daya lingkungan berupa potensi wisata gunung api yang terdiri atas danau kawah, mata air panas Cipanas, serta di Cibanjaran dan Cikuar sebagai sarana pemandian dan rekreasi. Sumber daya bahan galian berupa batu belah dan pasir yang berasal dari endapan lahar dan awan panas.