G. Legatala - Geologi

 

GEOLOGI

Geologi G. Legatala (P. Serua) belum dipetakan secara detil, namun informasi geologi secara umum diperoleh dari peneliti Belanda yaitu Verbeek (1908) dan Kemmerling (1922). 

Menurut Verbeek (1908) G. Legatala merupakan sebuah kerucut letusan terpancung di bagian atas, dengan ketinggian 650 m dml, dikelilingi oleh sebuah tepi lebih tua dari lava dan breksi. Kawah terisi bongkah-bongkah lava, terlihat uap air dan belerang berwarna kuning. Dari kawah utama telah mengalir 2 aliran lava ke timur keduanya tampak segar, tidak lapuk, terutama pada bagian paling selatan, batuan ini kemungkinan berasal dari letusan 1844.

Di pantai baratlaut tersebar aliran-aliran lava dan breksi dan batuan lebih tua. Dari salah satu contoh batuan berupa andesit piroksen kelabu yang tidak berliang renik. Di pantai bagian utara dan timur dijumpai batuan berkomposisi andesit piroksen yang mengandung olivine.