G. Krakatau

G. KRAKATAU, LAMPUNG pdf_icon_transparent
KRAKATAU



KETERANGAN UMUM


  
Nama Lain :

Cracatoa, Krakatao

Nama Kawah :

Anak Krakatau

Lokasi
Koordinat/Geografi : 6°06'05.8" LS dan 105°25'22.3" BT . Selat Sunda, Kab. Lampung Selatan, Propinsi Lampung
Ketinggian : P. Rakata 813m, P. Sertung 182m, P. Panjang 132m dan P.Anak Krakatau 305m.
Kota Terdekat : Kalianda (Lampung), Merak, Anyer dan Labuan (Banten)
Tipe Gunungapi : Pulau gunungapi dengan salah satu kerucut aktifnya di pusat kaldera.
Lokasi Pos Pengamatan : - Pasuran, Kec. Cinangka, Kab. Serang Banten, Provinsi Banten.
- Hargopancuran, Kec. Kalianda, Kab. Lampung, Lampung.

 

PENDAHULUAN

Cara Mencapai Puncak

Komplek Gunungapi Krakatau dapat dicapai dari beberapa jalur laut. Jalur pertama berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priuk dengan menggunakan kapal Jet-Foils atau Kapal Pesiar. Jalur kedua dapat ditempuh dari Pelabuhan Labuan, kota kecamatan di pantai barat Banten, dari pelabuhan ini dapat menyewa kapal motor atau kapal nelayan yang berkapasitas antara 5 sampai 20 orang. Jalur ketiga ditempuh dari Pelabuhan Canti, Kalianda, di pelabuhan ini juga dapat menyewa kapal motor atau kapal nelayan yang akan menempuh Krakatau melalui P. Sebuku dan P. Sebesi.

Inventarisasi Sumberdaya Gunungapi

Komplek Krakatau merupakan salah satu sumberdaya gunungapi, selain sebagai obyek penelitian vulkanologi, geologi, geofisika, seismologi, meteorologi, biologi dan oceanografi, juga untuk menikmati keindahan alamnya, sebagai wisata bahari, wisata hutan, wisata pantai, wisata geologi maupun wisata gunungapinya.

Sumberdaya Vulkanologi, periode letusan yang berlangsung antara 1 - 8 tahun dan rata-rata antara 2 -4 tahun sekali, merupakan masa pembangunan G. Anak Krakatau yang menjadi pusat perhatian para ahli gunungapi.

Sumberdaya Geologi, para ahli geologi dengan data geologi yang ada berusaha membuka tabir mekanisme pembentukan kaldera Krakatau dan kejadian yang akan datang.