G. Iliboleng - Sejarah Letusan

 

SEJARAH LETUSAN

Kegiatan G. Iliboleng tercatat dalam sejarah sejak tahun 1885 hingga tahun 1987. Berikut catatan sejarah kegiatan G. Iliboleng selengkapnya :

1885 Dalam bulan September - Oktober terjadi erupsi eksplosif dari kawah pusat.
1888 Terjadi erupsi eksplosif di kawah pusat dan aliran lava.
1904 Terjadi erupsi eksplosif di kawah pusat.
1909 Tanggal 9 Nopember terjadi erupsi eksplosif di kawah pusat.
1927 Mungkin terjadi erupsi di kawah pusat.
1944 Dalam bulan Agustus - Oktober terjadi kenaikan kegiatan.
1947 Bulan Januari terjadi erupsi gas.
1948 Tanggal 29 April terjadi erupsi ekplosif di kawah pusat.
1949 Tanggal 4 Februari dan 12 Juni terjadi erupsi eksplosif di kawah pusat.
1950 Kenaikan aktivitas sejak Maret dilanjutkan dalam bulan Juni dan bulan berikutnya.
1954 Erupsi eksplosif (abu dan batuan) tanggal 26 Februari. Tanggal 3 April asap tebal dan hujan abu. Tanggal 4 dan 19 April terjadi erupsi asap dan batu disekitar puncak, asap putih tebal tekanan gas kuat.
1973 Kegiatan meningkat mulai Nopember.
1974 Sejak Januari - Februari telah terjadi daerah hangus di sekitar puncak. Minggu kedua dan ketiga bulan April terjadi peningkatan kegiatan yaitu suara gemuruh dari dalam kawah dan erupsi asap setinggi 800 m.
1975 Tanggal 21 dan 31 Maret terjadi erupsi asap setinggi 1000 m, terjadi hujan abu dan ada daerah yang rusak.
1982-1984 Periode erupsi dimulai tanggal 11 Oktober 1982 hingga 13 April 1984. Tinggi abu erupsi antara 200 - 1000 m di atas puncak.
1986 Pada tanggal 28 Mei terjadi erupsi abu dengan luas penyebaran abu mencapai 19,25 km2. Ketebalan abu 0,5 - 3 mm. Disekitar puncak terjadi kebakaran. Pada tanggal 18 dan 26 Juli terjadi erupsi abu dengan tinggi erupsi mencapai 800 m. Tanggal 10 dan 24 Nopember terjadi erupsi abu dengan tinggi erupsi 1000 m.
1987 Pada tanggal 2 Oktober terjadi erupsi abu, luas penyebaran abu mencapai 15,4 km2, tebal abu 0,5 - 2 mm di Desa Nisakarang, Horinara, Tabobali, Lamalouk. Lontaran benda pijar sampai di lereng gunung bagian barat dan utara.

Karakter Erupsi 

Karakter erupsi G. Iliboleng berupa erupsi eksplosif preatomagmatik (dimanifestasikan oleh sejumlah endapan jatuhan piroklastik). Secara berangsur, kekuatan erupsi G. Iliboleng melemah dan cenderung menghasilkan erupsi efusif (dimanifestasikan oleh sejumlah leleran lava berkomposisi andesit - andesit basaltik).

Periode istirahat terpendek G. Iliboleng adalah 1 - 2 tahun dan periode istirahat terpanjang selama 20 tahun. Setelah erupsi tahun 1987, belum terjadi lagi erupsi dari Kawah utama (kawah pusat termuda G. Iliboleng).