Laporan Singkat Pemeriksaan Gerakan Tanah Di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat

Laporan  hasil  pemeriksaan  lapangan  rencana tempat relokasi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat berdasarkan surat Permohonan Pemeriksaan Calon Lahan Relokasi yang bernomor 360/90-RR. Hasil pemeriksaan sebagai berikut :

I. Lokasi dan Dampak Gerakan Tanah:

Gerakan tanah terjadi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Sebelumnya di lokasi tersebut pada tahun 1992 pernah terjadi longsoran tipe rayapan berupa retakan selebar 0,5 – 1 m. Pada Tahun 2016 daerah tersebut mengalami longsor menyebabkan 2 (dua) rumah rusak berat  dan rumah mengalami retak-retak. Jenis gerakan tanah berupa longsoran dan rayapan pada area pemukiman dan kebun campuran.  Sampai saat ini penduduk merasa khawatir terjadi longsoran susulan, jika hujan mereka mengungsi ke tempat saudaranya. Atas dasar kejadian tersebut penduduk yang terkena dampak bencana gerakan tanah oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor akan direlokasi ke tempat yang lebih aman, sehingga perlu kajian geologi terhadap rencana tempat relokasi yang akan dibangun. Sebelumnya pada bulan April 2017 telah diperiksa lahan relokasi di Kp. Muara Dua, Desa Cibunian namun dikarenakan lahan tersebut masih kurang maka pemerintah desa setempat meminta untuk dilakukan pemeriksaan terhadap dua calon lahan relokasi yang baru.

A. Rencana Lahan Relokasi di Dusun 1, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

A-1 Kondisi Rencana Tempat Relokasi (Calon lahan Relokasi -1)

  • Daerah rencana relokasi ke 1 di Dusun 1, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan secara geografi terletak pada koordinat 106° 38' 22.1" BT dan 6° 41' 49.0" LS. Luas tanah daerah rencana relokasi saat pengukuran di lapangan: ±  1.322 m2 dengan tata guna sebagian besar berupa lahan sawah dan kebun campuran di bagian atasnya.
  • Status tanah adalah tanah Hak Milik warga (Bpk. Basuni).
  • Pencapaian ke tempat rencana relokasi yang berjarak ± 130 m dari jalan Desa Cibunian. Namun, belum ada jalan menuju ke tempat calon lahan relokasi. Akses jalan menuju calon lahan relokasi melewati pematang sawah dengan jarak ± 200 meter.
  • Morfologi calon relokasi berupa perbukitan landai - sedang dengan kemiringan kelerengan  15º - 30º. Bagian barat dari calon lahan relokasi ini merupakan perbukitan. Sedangkan di bagian bawahnya berupa pedataran landai.
  • Batuan dasar penyusun daerah rencana relokasi adalah batuan vulkanik berupa endapan lahar dan tufa di bagian atasnya.
  • Keairan daerah calon relokasi berasal dari mata air, dan kedalaman muka air tanah di lahan calon relokasi ± 3 meter. Di bagian selatan calon lahan relokasi terdapat aliran sungai dan irigasi yang mengalir ke Sungai Cianten.
  • Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Bogor,  Provinsi Jawa Barat (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), daerah rencana lahan relokasi sebagian besar masuk ke dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah artinya Daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Gerakan tanah lama dan gerakan tanah baru dapat aktif bergerak, akibat curah hujan yang tinggi dan erosi yang kuat.
  • Berdasarkan hasil penyelidikan daerah ini  tidak layak untuk dijadikan sebagai lahan relokasi.

Rekomendasi

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan maka daerah tersebut tidak direkomendasikan sebagai tempat relokasi karena kondisi morfologi di wilayah calon lahan relokasi dengan tata guna lahan sawah ini di bagian baratnya  memiliki kelerengan yang cukup curam dibandingkan bagian di bawahnya sehingga berpotensi terjadi gerakan tanah tipe longsoran. Selain itu calon lahan relokasi ini berbatasan langsung dengan aliran sungai/irigasi yang berada  di bagian timur lahan relokasi. Hal ini akan menyebabkan erosi (gerusan) ke tebing/lereng lahan relokasi.

 

A-2 Kondisi Rencana Tempat Relokasi (Calon lahan Relokasi -2)

  • Daerah rencana relokasi ke dua berada di sebelah selatan dari rencana lahan relokasi pertama yang berjarak ± 2,5 km berada di  Kp. Muara 1, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan secara geografi terletak pada koordinat 106° 37' 53.4" BT dan 6° 42' 49.7" LS. Luas tanah daerah rencana relokasi saat pengukuran di lapangan: ±  1.666 m2 dengan tata guna sebagian besar berupa pesawahan.
  • Status tanah adalah tanah Hak Milik warga (Bpk. Idiq).
  • Pencapaian ke tempat rencana relokasi berjarak ± 150 m dari jalan utama. Pencapaian calon lahan relokasi saat pemeriksaan dengan melewati Anak Sungai Cianten yang berada di timur - utara Calon Lahan Relokasi.
  • Morfologi calon relokasi merupakan daerah lembah dengan morfologi berupa perbukitan sedang - curam dengan kemiringan kelerengan  25º – 35º. Di bagian barat  calon lahan relokasi ini merupakan perbukitan terjal yang kemungkinan merupakan mahkota longsoran lama dan mengarah ke timur yang merupakan calon lahan relokasi sedangkan di bagian timurnya merupakan perbukitan landai – sedang.
  • Batuan dasar penyusun daerah rencana relokasi adalah batuan vulkanik berupa endapan lahar dan tufa.
  • Keairan daerah calon relokasi berasal dari mata air, dan kedalaman muka air tanah di lahan calon relokasi ± 5 meter. Di bagian utara calon lahan relokasi terdapat aliran sungai yang mengalir ke Sungai Cianten.
  • Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Bogor,  Provinsi Jawa Barat (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), daerah rencana lahan relokasi sebagian besar masuk ke dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah artinya Daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Gerakan tanah lama dan gerakan tanah baru dapat aktif bergerak, akibat curah hujan yang tinggi dan erosi yang kuat.
  • Berdasarkan hasil penyelidikan daerah ini  tidak layak untuk dijadikan sebagai lahan relokasi.

Rekomendasi Teknis

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan maka daerah tersebut tidak direkomendasikan sebagai tempat relokasi karena kondisi morfologi di wilayah calon lahan relokasi ini di bagian baratnya  memiliki kelerengan yang cukup curam dibandingkan bagian di bawahnya sehingga berpotensi terjadi gerakan tanah tipe longsoran. Selain itu calon lahan relokasi ini berbatasan langsung dengan aliran sungai yang berada  di bagian utara lahan relokasi. Hal ini akan menyebabkan erosi (gerusan) ke tebing/lereng lahan relokasi. Dan dari hasil foto menggunakan drone daerah calon lahan relokasi ini kemungkinan pernah terlanda aliran bahan rombakan/banjir bandang dari aliran sungai yang berhulu di bukit bagian barat dari calon lahan relokasi.

 

LAMPIRAN

Pamijahan 1 (291217)

Gambar 1. Peta petunjuk calon lahan relokasi di Desa Cibunian (I-A-1 dan I.A-2), Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

 

Pamijahan 2 (291217)

Gambar 2. Peta Geologi Regional Calon Lahan Relokasi di Kecamatan Pamijahan dan Sekitarnya, Kabupaten Bogor.

 

Pamijahan 3 (291217)

Gambar 3. Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

 

Pamijahan 4 (291217)

Gambar 4. Peta Situasi Calon Lahan Relokasi (I.A-1) di Kp. Dusun 1, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor

 

Pamijahan 5 (291217)

Gambar 5.  Penampang Calon Lahan Relokasi (I.A-1) di Kp. Dusun 1, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor

 

Pamijahan 6 (291217)

Gambar 6. Peta Situasi Calon Lahan Relokasi (I.A-2) di Kp. Muara 1, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor

 

Pamijahan 7 (291217)

Gambar 7.  Penampang Calon Lahan Relokasi (I.A-2) di Kp. Muara 1, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor

 

Pamijahan 8 (291217)

Foto 1. Calon Lahan Relokasi (I.A-1) di Kp. Dusun 1, Desa Cibunian yang memiliki Tata Guna Lahan Pesawahan.

 

Pamijahan 9 (291217)

Foto 2. Lereng timur bagian bawah dari calon lahan relokasi (I.A.1) yang merupakan pedataran landai yang disusun oleh Endapan Aliran Lahar

 

Pamijahan 10 (291217)

Foto 3. Saluran Irigasi di bawah calon Lahan Relokasi (I.A-1)

 

Pamijahan 11 (291217)

Foto 4. Lahan calon Lahan Relokasi yang di foto menggunakan Drone (Sumber: BPBD Kab. Bogor)

 

Pamijahan 12 (291217)

Foto 5. Perjalanan menuju Calon Lahan Relokasi (I.A-2) di Kp. Muara, Desa Cibunian yang merupakan Aliran Anak Sungai Cianten di sebelah Utara calon Lahan Relokasi

 

Pamijahan 13 (291217)

Foto 6. Morfologi di lereng bagian bawah calon lahan relokasi (I.-A-2) yang merupakan pedataran landai – hingga perbukitan bergelombang.

 

Pamijahan 14 (291217)

Foto 7. Calon lahan Relokasi yang di bagian baratnya merupakan perbukitan dengan kemiringan lereng curam. (Sumber : BPBD Kab. Bogor)

 

Pamijahan 15 (291217)

Foto 8. Calon lahan relokasi (I.A-2) berada di lembah antara dua punggungan di bagian utara dan selatannya dan tampak di bagian baratnya aliran sungai yang berpotensi terjadi aliran bahan rombakan/banjir bandang. (Sumber : BPBD Kab. Bogor)