Laporan Singat Pemeriksaan Lahan Relokasi Di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat

laporan singkat hasil pemeriksaan lahan relokasi di Kecamatan Taogong Kaler, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, berdasarkan surat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut no. 360/383/BPBD tanggal surat 13 April 2017, sebagai berikut:

1. Lokasi rencana relokasi

 Lokasi calon relokasi terletak di Kp. Gadog, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Secara geografi terletak pada koordinat 107° 50’ 50,7” BT dan 07° 12’ 00,6” LS. Luas lahan calon relokasi sekitar 3 ha.

 

 2. Kondisi tempat relokasi

 a. Morfologi

 

Secara umum, morfologi calon relokasi berupa pedataran dengan kemiringan lereng 2° - 4° dengan elevasi 920 meter diatas permukaan laut.

b. Geologi 

Berdasarkan Peta Geologi Lembar Garut dan Pameungpeuk, Jawa Barat (M. Alzwar, 1992), lahan relokasi disusun oleh Endapan Rempah Lepas Gunungapi Tua Tak Teruraikan yang terdiri tuf hablur halus – kasar, breksi tufan mengandung batuapung dan endapan lahar tua bersifat andesit – basalan. Berdasarkan hasil pemeriksan di lokasi calon relokasi, batuan dasar berupa breksi tufan dengan tanah pelapukan berupa tuf berwarna coklat.

c. Keairan

Keairan pada lokasi calon relokasi berasal dari sumur dengan kedalaman 10 – 15 meter.

d. Tata Guna Lahan dan Status Tanah

Tataguna lahan lokasi calon relokasi berupa kebun campuran yang didominasi oleh pohon pisang milik warga.

e. Potensi Bencana 

Pada calon lahan relokasi tidak ditemukan jejak-jejak gerakan tanah atau gerakan tanah lama, sehingga lokasi ini dapat digunakan untuk lahan relokasi dan aman dari ancaman gerakan tanah.

 3. Kerentanan Gerakan Tanah

 Berdasarkan zona kerentanan gerakan tanah Kabupaten Garut (PVMBG) lokasi calon relokasi termasuk zona  kerentanan gerakan tanah menengah artinya daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

 

 4. Rekomendasi

Berdasarkan kajian/penyelidikan lapangan, calon tempat reloksi layak untuk dijadikan sebagai lahan relokasi dengan syarat: 

  • Dilakukan penataan sistem aliran air permukaan (drainase) dengan saluran yang kedap air untuk mengurangi resapan air ke dalam tanah;
  • Hindari kemungkinan adanya genangan air di daerah ini, air permukaan maupun limbah rumah tangga agar cepat terbuang ke sungai dengan saluran kedap atau pipa-pipa;
  • Pada halaman perumahan sebaiknya ditanami dengan pepohonan yang berakar kuat dan dalam untuk menstabilkan tanah;
  • Pemotongan lereng sebaiknya memperhatikan kaidah keteknikan lereng.

 

garut tarogong 

Gambar 1. Peta lokasi rencana relokasi di Kp. Gadog, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat

 

garut tarogong 1

Gambar 2. Peta geologi Kecamatan Tarogong Kaler dan sekitarnya, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat

 

garut tarogong 2

Gambar 3. Peta zona kerentanan gerakan tanah Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat

 

garut tarogong 3

Gambar 4. Peta situasi rencana relokasi di Kp. Gadog, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler

 

 

Gambar 5. Penampang lokasi rencana relokasi di Kp. Godog, Desa Sirnajaya, Kecamagarut tarogong 4tan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat

 

garut tarogong 5

Foto 1. Lokasi calon relokasi berupa pedataran dengan tataguna lahan berupa kebun campuran

 

 

garut tarogong 6

Foto 2. Akses transportasi dan infrastruktur yang cukup baik di calon lahan relokasi

Kp. Gadog, Desa Sirnajaya, Kec. Tarogong Kaler, Garut.

 

garut tarogong 7

Foto 3. Koordinasi tim dari PVMBG (Badan Geologi) dengan BPBD Kabupaten Garut dan Sekretaris Desa Sirnajaya