Badan Geologi Lakukan Pengukuran Dampak Bencana Tsunami Di Banten

(GEOLOGICAL AGENCY CONDUCTING MEASUREMENT OF TSUNAMI IMPACT IN BANTEN)

Tsunami BG 3 (311218)

Pada tanggal 22 Desember 2018 pukul 21.30 WIB telah terjadi tsunami yang melanda daerah Selat Sunda. Kejadian tsunami tersebut mengakibatkan bencana di Provinsi Banten dan Lampung. Menurut data BNPB tanggal 29 Desember 2018, kejadian tsunami tersebut mengakibatkan 431 orang meninggal, 15 orang hilang, 7.200 orang luka-luka dan 46.646 orang mengungsi. Sehubungan dengan kejadian tersebut Badan Geologi (BG) menurunkan Tim Tanggap Darurat (TTD) untuk melakukan pengamatan dan pengukuran dampak tsunami. TTD BG terdiri-dari 3 orang, yaitu : Dr. Supartoyo sebagai kepala tim dengan anggota Deden Junaedi dan Ayub Samsudin. Hasil pengukuran dampak tsunami ditampilkan pada tabel 1 berikut ini.

On December 22, 2018 at 21:30 local time a tsunami struck the Sunda Strait area. Tsunami caused severe damage in Banten and Lampung provinces. According to BNPB data on December 29, 2018, tsunami claimed 431 lives, 15 are still missing, 7,200 injured and 46,646 being evacuated. In response to tsunami event, the Geological Agency (BG) deployed the Quick Response Team to observe and measure the impact of tsunami. Quick Response Team consists of three people, namely: Dr. Supartoyo as chief of the team with members Deden Junaedi and Ayub Samsudin. Result of measuring tsunami impact showed in table 1.

Tabel 1. Hasil pengukuran landaan tsunami di Kabupaten Pendeglang dan Serang.

(Table 1. Result of tsunami survey in Pandeglang and Serang)

Tsunami BG 1 (311218)

FD : Flow Depth in cm

TH : Tsunami Height in cm

RD : Run up Distance in m

 

Hasil pengukuran dampak tsunami, terlihat bahwa di Kabupaten Serang FD berkisar 10 cm hingga 250 cm dan RD berkisar 27 m hingga 121 m. Adapun di Kabupaten Pandenglang FD berkisar 9 cm hingga 390 cm dan RD berkisar 34 m hingga 274 m (**Pty & AC**).

Survey showed that in Serang Regency FD was ranging from 10 cm to 250 cm while RD extending from 27 m to 121 m. In Pandenglang Regency FD was ranging from 9 cm to 390 cm and RD extending from 34 m to 274 m (**Pty & AC**).

Tsunami BG 3 (311218)

Gambar 1. Gerusan akibat tsunami di pantai Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.

(Figure 1. Scouring by tsunami at Cigeulis beach, Pandeglang Regency).

 

Tsunami BG 4 (311218)

Gambar 2. Jejak material tsunami untuk mengukur RD. Pada lokasi ini RD : 274 m di pantai Cigeulis, Kabupaten Pandeglang

(Figure 2. Tsunami debris marking the maximum inundation extent at Cigeulis beach. In this location RD : 274 m).

 

Tsunami BG 5 (311218)

Gambar 3. FD setinggi 390 cm di pantai Kampung Sumur, Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang.

(Figure 3.  The 390 cm of FD at Sumur Beach, Sumberjaya village, Sumur, Pandeglang)

 

Tsunami BG 6 (311218)

Gambar 4. Jejak material tsunami untuk mengukur RD di lokasi BTS smartfren, Desa Sukanegara, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Pada lokasi ini RD : 192 m

(Figure 4. Tsunami debris marking maximum inundation distance at Sukanegara village, Carita, Pandeglang. In this location RD : 192 m).