Tanggapan Kejadian Gempa Bumi Di Mamasa, Sulawesi Barat, Tanggal 08 November 2018

Mamasa 091118

I. Informasi gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Kamis, 8 November 2018, pukul 20:40:14 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 119,43° BT dan 2,91° LS, dengan magnitudo 5,1 SR pada kedalaman 10 km, berjarak 11 km Timurlaut Mamasa, Sulawesi Barat. Berdasarkan GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 119,36° BT dan 2,86° LS, dengan magnitudo 4,7 mb pada kedalaman 10 km. Berdasarkan The United States Geological Survey (USGS), Amerika, pusat gempa bumi berada pada koordinat 119,418° BT dan 2,921° LS, dengan magnitudo M 5,2 pada kedalaman 21,3 km. 

 

II. Kondisi geologi daerah sekitar gempa bumi

Wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi tersusun oleh batuan sedimen dan batuan malihan (batuan metamorf) berumur Pra Tersier yang membentuk lajur sesar dengan lereng curam dan kebanyakan lapuk. Batuan yang lapuk, urai, lepas, dan belum kompak (unconsolidated) dapat bersifat memperkuat guncangan gempa bumi.

 

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas Sesar Saddang disekitar daerah tersebut yang relatif berarah barat laut - tenggara.

 

IV. Dampak gempa bumi

Intensitas guncangan gempa bumi terbesar akan dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, kemudian intensitasnya semakin melemah seiring bertambahnya jarak dengan pusat gempa bumi. Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Mamasa dengan intensitas IV MMI _(Modified Mercalli Intensity); Mamuju, Toraja, Toraja Utara, Majene, dan Polewalimandar III MMI; serta Pasangkayu II MMI. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena sumbernya berada di darat. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

 

V. Rekomendasi

  1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.