Tanggapan Kejadian Gempa Bumi Di Donggala, Sulawesi Tengah Tanggal 28 September 2018

sulawesi tengah

I. Informasi gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Jumat, 28 september 2018, pukul 14:00:00 WIB. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada pada koordinat 119.82°BT  dan  0.35°LS dengan kekuatan Magnitudo 5,9 pada kedalaman 10 km berjarak 8 km barat laut Donggala, Sulawesi Tengah. Berdasarkan informasi dari GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 119.82°BT  dan 0.45°LS, dengan magnitudo 5,7 dan kedalaman 10 km.
Terjadi gempa bumi susulan pukul 14:28:37 WIB, di koordinat 119.87°BT  dan  0.34°LS dengan magnitudo 5.0 pada kedalaman 10 km berjarak 10 km timur laut Donggala, Sulawesi Tengah

II. Kondisi geologi daerah sekitar gempa bumi

Wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi adalah Kabupaten Donggala, Kota Palu. Wilayah tersebut pada umumnya tersusun oleh batuan malihan (batuan metamorf) berumur Pra Tersier yang membentuk lajur sesar dengan lereng curam dan kebanyakan lapuk, batuan sedimen, gunungapi, batuan beku dan malihan berumur Tersier hingga Kuarter. Goncangan gempa bumi akan terasa pada batuan lepas, lapuk dan belum kompak sehingga lebih rentan.

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas Sesar Palu Koro berarah barat laut – tenggara.

IV. Dampak gempa bumi

Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Poso dengan intensitas II MMI (Modifies Mercalli intensity), Palu dengan intensitas III MMI dan Donggala dengan intensitas IV MMI Gempa Bumi ini tidak menyebabkan tsunami karena pusat gempa bumi berada di darat.Belum ada laporan hingga tanggapan ini dibuat mengenai korban jiwa dan kerusakan akibat gempa bumi ini.

V. Rekomendasi

(1) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.