Tanggapan Kejadian Gempa Bumi Tanggal 28 Juli 2018 Di Barat Laut Lombok Timur, Ntb

NTB

Laporan tanggapan terjadinya gempa bumi di barat laut Lombok Timur, NTB berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, Jakarta dan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sebagai berikut:

1. Informasi Gempa Bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Minggu, tanggal 29 Juli 2018, pukul 05:47:39 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempa bumi utama berada pada koordinat 8,26° LS  dan 116,55° BT, dengan magnitudo 6,4 SR pada kedalaman 10 Km, berjarak 28 Km barat laut Lombok Timur, dengan gempa bumi suslan:

(1) Gempa Bumi Susulan Mag:5.5, 29-Jul-18 06:06:49 WIB, Lok:8.29 LS,116.46 BT (22 km TimurLaut LOMBOKUTARA-NTB), Kedlmn:10 Km ::BMKG
(2) Gempa Bumi Susulan Mag:5.0, 29-Jul-18 06:15:58 WIB, Lok:8.16 LS,116.54 BT (37 km TimurLaut LOMBOKUTARA-NTB), Kedlmn:10 Km ::BMKG

2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Pusat gempa bumi berada di darat. Sebagian besar daerah tersebut tersusun oleh endapan gunung api berumur Tersier hingga Kuarter, sedimen dan metamorf Tersier sampai Pra Tersier. Sebagian besar endapan tersebut telah tersesarkan dan terlapukkan. Pada endapan yang terlapukkan diperkirakan goncangan gempa bumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap goncangan gempa bumi.

3. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan posisi dan kedalamannya diperkirakan sumber gempa bumi berasosiasi dengan Flores back- arc Thrust

4. Dampak gempa bumi

Berdasarkan informasi dari Pos PGA Rinjani, gempa bumi terasa pada  skala VI MMI ( Modified Mercalli Intensity), amplitudo over scale, dan gempa terasa menerus. Kantor Pos PGA Rinjani mengalami kerusakan. Belum ada laporan korban dari kejadian gempa bumi ini. Gempa bumi terasa juga pada skala III MMI di Pos Rendang ,dan terasa pada skala III MMI di pos PGA Tambora. Gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena gempa ini tidak menyebabkan dislokasi dasar laut.

5. Rekomendasi

(1) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta  informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami

(2) Gempa bumi susulan akan lebih kecil dari gempabumi utama, namun masyarakat diharapkan agar tetap waspada.