Tanggapan Gempa Bumi Kepulauan Aru, Maluku - 5,5 Sr - 14 Februari 2018

TANGGAPAN GEMPA BUMI KEPULAUAN ARU, MALUKU
5,5 SR - 14 FEBRUARI 2018

Bersama ini kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di barat laut Kepulauan Aru, Provinsi Maluku berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, dan Analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, sebagai berikut :

 

I. Informasi gempa bumi

Gempabumi terjadi pada hari Rabu, tanggal 14 Februari 2018, pukul 07:05:33 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempabumi berada pada koordinat 5,99 °LS dan 133,72°BT, dengan magnitudo 5,5 SR (Skala Richter) pada kedalaman 95 km, dan berjarak sekitar 94 km barat laut Kep. Aru.

 

ARU 14 FEB

 

II. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Goncangan gempabumi diperkirakan terasa di Kepulauan Aru dan Kei. Daerah tersebut disusun oleh endapan Kuarter (endapan pantai dan sungai), batuan Tersier (batugamping dan batuan sedimen). Sebagian batuan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan sedimen Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat, urai, lepas, belum kompak dan bersifat memperkuat efek goncangan, sehingga rawan terhadap goncangan gempabumi.

 

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan posisi dan kedalaman pusat gempabumi, kejadian gempabumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas zona penunjaman yang terletak di sebelah barat Kepulauan Aru. Zona penunjaman ini terbentuk akibat tumbukan antara lempeng Australia dan busur kepulauan (island arc).

 

IV. Dampak gempa bumi

Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan yang disebabkan kejadian gempabumi ini. Goncangan gempabumi di Kepulauan Aru diperkirakan pada skala IIII MMI (Modified Mercalli Intensity), di Kota Dobo.Gempabumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena walaupun gempabumi berpusat di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami.

 

V. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.

  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempabumi susulan, yang energinya lebih kecil dari gempabumi utama.