Tanggapan Gempa Bumi Di Perairan Barat Daya Lebak, banten - 5,2 Sr - 26 Januari 2018

TANGGAPAN GEMPA BUMI DI PERAIRAN BARAT DAYA LEBAK, BANTEN
5,2 SR - 26 JANUARI 2018

Bersama ini disampaikan tanggapan kejadian gempa bumi di perairan barat daya Lebak, Banten, berdasarkan informasi dari berbagai sumber dan analisis Badan Geologi, sebagai berikut:

 

I. Informasi gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Jumat, 26 Januari 2018 pukul 11:48 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada pada koordinat 7,23°LS dan 105,99°BT (79 km sebelah Barat Daya Kabupaten Lebak, Banten), dengan magnitudo 5,2 SR pada kedalaman 11 km. Berdasarkan informasi dari GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 7,27°LS dan 105,89°BT sebesar M 5,0 pada kedalaman 10 km.

 

LEBAK 26 JAN

 

II. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Kondisi geologi di wilayah yang merasakan guncangan gempa bumi, secara umum tersusun oleh batuan Kuarter berupa batuan gunungapi (Lembang, Bandung, Cibinong), endapan danau (Bandung) dan endapan aluvium dan kipas aluvium (Jakarta). Jenis batuan berumur muda dan bersifat urai tersebut bersifat mengamplifikasi guncangan gempa bumi.

 

III. Penyebab gempa bumi

Gempa bumi ini merupakan gempa bumi susulan dari gempa bumi yang terjadi kemarin (23 Januari 2018) yang diperkirakan berasosiasi dengan terusan sesar Cimandiri ke arah Teluk Pelabuhan Ratu.

 

IV. Dampak gempa bumi

Berdasarkan informasi dari BMKG, guncangan gempabumi ini dirasakan dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity) di Lebak, Jakarta, dan Bogor serta II MMI di daerah Tangerang dan Pandeglang. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut.

 

V. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang energinya lebih kecil dari gempa utama.