Tanggapan Gempa Bumi Perairan Barat Daya Lebak Banten - 5,1 Sr - 24 Januari 2018

TANGGAPAN GEMPA BUMI DI PERAIRAN BARAT DAYA LEBAK, BANTEN
5,1 SR - 24 JANUARI 2018

Bersama ini disampaikan tanggapan kejadian gempa bumi di perairan barat daya Lebak, Banten, berdasarkan informasi dari berbagai sumber dan analisis Badan Geologi, sebagai berikut:

 

I. Informasi Gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Rabu, 24 Januari 2018, pukul 13:32 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 106,07° BT dan 7,19° LS, dengan Magnitudo 5,1 SR pada kedalaman 42 km, berjarak 72 km barat daya Lebak, Banten.

 

LEBAK 24 JAN

 

II. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Kondisi geologi di wilayah yang merasakan guncangan gempa bumi, secara umum tersusun oleh batuan Kuarter berupa batuan gunungapi (Lembang, Bandung, Cibinong), endapan danau (Bandung) dan endapan aluvium dan kipas aluvium (Jakarta). Jenis batuan berumur muda dan bersifat urai tersebut bersifat mengamplifikasi guncangan gempa bumi.

 

III. Penyebab gempa bumi

Gempa bumi ini merupakan gempa bumi susulan dari gempa bumi yang terjadi kemarin (23 Januari 2018) yang diperkirakan berasosiasi dengan terusan sesar Cimandiri ke arah Teluk Pelabuhan Ratu.

 

IV. Dampak gempa bumi

Berdasarkan BMKG, gempa bumi ini dirasakan dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity) di Jakarta, Bekasi, Serang, Ujunggenteng, Curugkembar, Sukabumi, Cikarang, Bogor, Cianjur dan Depok. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

 

V. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang energinya lebih kecil dari gempa utama.

  • Rumah atau bangunan yang telah mengalami kerusakan struktur akibat gempa bumi utama, sebaiknya untuk sementara tidak digunakan.