Tanggapan Gempabumi Perairan Barat Daya Bengkulu 5.2 Sr - 22 Juni 2017

TANGGAPAN GEMPABUMI
PERAIRAN BARAT DAYA BENGKULU
5.2 SR - 22 JUNI 2017
Bersama ini kami sampaikan laporan tanggapan kejadian gempa bumi di Perairan Barat Daya Bengkulu berdasarkan berbagai sumber informasi dan analisis Badan Geologi, sebagai berikut:

1. Informasi gempabumi:
Gempa bumi terjadi pada hari Kamis, 22 Juni 2017, pukul 21:38 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 102,41° BT dan 5,87° LS, dengan magnitudo 5,2 SR pada kedalaman 23 km, berjarak 177 km barat daya Kaur Bengkulu. The United States Geological Survey (USGS) menginformasikan bahwa gempa bumi berpusat pada koordinat 102,329°BT dan 5,999°LS, dengan magnitudo 5,2 mb di kedalaman 16,3 km. Berdasarkan informasi Deutsches GeoForschungsZentrum (GFZ), gempa bumi berpusat pada koordinat 102,46°BT dan 5,83°LS, dengan magnitudo 5,0 Mw di kedalaman 10 km.

 

BENGKULU-22062017


2. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempabumi:
Pusat gempa bumi berada di Samudera Indonesia di sebelah barat daya Pulau Sumatera. Daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi yaitu Pulau Enggano dan pesisir barat Bengkulu. Wilayah P. Enggano disusun oleh batuan sedimen Tersier dan Wilayah barat Pulau Sumatera pada umumnya disusun oleh batuan sedimen berumur Kuarter dan Tersier. Guncangan gempa bumi akan terasa kuat pada batuan Kuarter serta batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan.


3. Penyebab gempa bumi:
Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi berasosiasi dengan aktifitas penunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di lokasi tersebut.

 

4. Dampak gempa bumi:
Intensitas guncangan gempa bumi terbesar akan dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, kemudian intensitasnya semakin melemah seiring bertambahnya jarak dengan pusat gempa bumi. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

 

5. Rekomendasi:
• Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.
• Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempabumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.