Laporan Singkat Tanggap Darurat Gempa Bumi Gayo Lues, Aceh


LAPORAN SINGKAT TANGGAP DARURAT
GEMPA BUMI GAYO LUES, ACEH


Bersama ini kami sampaikan laporan singkat tanggap darurat gempa bumi Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dan analisis dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, sebagai berikut:


1. Gempa bumi terjadi pada hari Senin, tanggal 29 Mei 2017 pukul 04:54:04 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG kejadian gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 04:54:04 WIB, pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 4,15° LU dan 97,20° BT dengan magnitudo 5,0 SR (Skala Richter) pada kedalaman 10 km, berjarak sekitar 23,3 km barat laut Kota Blangkejeren (Gambar 1). Menurut data GFZ Potsdam Jerman, pusat gempa bumi terletak pada koordinat 4,15°LU dan 97,16°BT dengan magnitudo 4,6 Mw (moment magnitude) pada kedalaman 10 km, berjarak sekitar 26,5 km barat Kota Blangkejeren. Berdasarkan posisi dan kedalaman pusat gempa bumi, serta data mekanisme sumber (focal mechanism) dari BMKG maka kejadian gempa bumi tersebut diduga berasosiasi dengan aktivitas Sesar Sumatera pada segmen Tripa.

gayolues2

 

2. PVMBG mengirimkan tim tanggap darurat gempabumi ke lokasi gempabumi dengan maksud untuk melakukan pemeriksaan dampak dan penanggulangan bencana gempabumi. Tujuan kegiatan tanggap darurat adalah untuk memberikan rekomendasi teknis mitigasi bencana gempabumi. Di lokasi gempabumi kabupaten Gayo Lues, tim tanggap darurat PVMBG melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut:
a. Koordinasi dengan BPBD Kabupaten Gayo Lues.
b. Pemeriksaan dampak gempabumi dengan melakukan pemeriksaan ke area sekitar episenter dan area yang dilaporkan mengalami kerusakan, serta melakukan wawancara kepada masyarakat mengenai dampak gempabumi;
c. Sosialisasi langsung kepada masyarakat.

gayolues2


3. Secara umum goncangan gempabumi dirasakan dengan intensitas maksimum sebesar skala IV-V MMI (Modified Mercalli Intensity) di Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues. Kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa bumi ini terkonsentrasi di Kecamatan Pantan Cuaca. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi serta data dari BPBD Kabupaten Gayo Lues, terdapat satu rumah mengalami rusak sedang, 29 rumah rusak ringan, dan kompleks SMAN 1 Pantan Cuaca, empat bangunannya mengalami rusak ringan dan satu bangunan mesjid mengalami rusak sedang (Gambar 2). Seiring dengan bertambahnya jarak, intensitas yang dirasakan oleh masyarakat pun semakin mengecil. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa bangunan yang mengalami kerusakan sedang, belum memenuhi kaidah bangunan tahan gempa bumi.

gayolues3


4. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi :
Episenter gempabumi yang terjadi pada tanggal 29 Mei 2017 yang melanda Kabupaten Gayo Lues, tepatnya berada di wilayah Kecamatan Pantan Cuaca. Morfologi yang dijumpai pada saat tim tanggap darurat bencana gempabumi dari PVMBG meninjau lokasi berupa perbukitan berlereng sedang hingga curam. Perbukitan ini merupakan manifestasi dari aktivitas Sesar Sumatera pada Segmen Tripa. Batuan penyusun lokasi terdampak mayoritas tersusun oleh batuan termalihkan yang bersumur pra-tersier dan sudah mengalami pelapukan (Gambar 3). Selain itu juga ditambah dengan material aluvial kuarter produk dari endapan sungai yang sedang berproses hingga saat ini. Dari kedua kondisi batuan penyusun di atas dapat disimpulkan bahwa jenis karakteristik material penyusunnya bersifat lepas (unconsolidated), hal ini dapat memperkuat efek goncangan gempa bumi.


5. Rekomendasi :
• Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Kejadian gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena pusat gempa bumi terletak di darat.
• Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang energinya lebih kecil dari kejadian gempa bumi utama.