Tanggapan Gempa Bengkulu 5.5 Sr - 30 Mei 2017

TANGGAPAN GEMPA BENGKULU
5.5 SR - 30 MEI 2017

Bersama ini disampaikan tanggapan kejadian gempa bumi di perairan barat Bengkulu berdasarkan informasi dari berbagai sumber dan analisis Badan Geologi, sebagai berikut:
 
1. Informasi Umum
Gempabumi terjadi pada hari Senin tanggal 30 Mei 2017, pukul 15:28:16 WIB berjarak 132 km baratdaya Bengkulu dengan informasi sebagai berikut:
• BMKG: pusat gempa bumi berada pada koordinat 5,57° LS dan 102.70°BT dengan magnitudo 5.5 SR pada kedalaman 10 km.
• USGS: pusat gempa bumi berada pada koordinat 5.545°LS dan 102.731°BT dengan magnitudo 5.3 Mb pada kedalaman 54.3 km.
• GFZ: pusat gempa bumi berada pada koordinat 5.39°LS dan 102.86°BT dengan magnitudo 5.4 Mb pada kedalaman 68 km.
TG BENGKULU 30 MEI 2017

2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi:
Pusat gempa bumi berada di Samudera Indonesia di sebelah barat daya Pulau Sumatera. Daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi yaitu Pulau Engano dan pesisir barat Bengkulu dan Lampung. P. Enggano disusun oleh batuan sedimen berumur Tersier, dan wilayah barat Pulau Sumatera disusun oleh batuan sedimen berumur Tersier dan Kuarter. Guncangan gempa bumi akan terasa kuat pada batuan Kuarter serta batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan.


3. Dampak gempa bumi:
Intensitas guncangan gempa bumi terbesar akan dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, kemudian intensitasnya semakin melemah seiring bertambahnya jarak dengan pusat gempa bumi. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut. Berdasarkan BMKG, gempa bumi dirasakan di Kepahiang dengan intensitas III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity) dan di Liwa dengan intensitas I-II MMI. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.


4. Penyebab gempa bumi:
Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi berasosiasi dengan aktifitas penunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di lokasi tersebut.


5. Rekomendasi:
• Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.
• Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempabumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.