Tanggapan Gempa Barat Daya Lampung - 5.5 Sr - 7 Maret 2017


TANGGAPAN GEMPA BARAT DAYA LAMPUNG
5.5 SR - 7 MARET 2017


Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempa bumi di Barat Daya Pesisir Barat Lampung berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, GFZ, dan USGS dengan rincian informasi sebagai berikut:


1. Gempa bumi terjadi pada hari Selasa, tanggal 7 Maret 2017 pukul 22:45:37 WIB. Pusat gempa bumi berada pada koordinat 6,44° LS dan 102,06° BT atau sekitar 249 km barat daya Pesisir Barat, Lampung. Magnitudo gempa bumi 5.5 SR (Skala Richter) dengan hiposenter pada kedalaman 10 km. Berdasarkan informasi USGS Amerika gempa berpusat pada koordinat 6,243° LS dan 102,176° BT dengan magnitude 5.3 Mw. Berdasarkan informasi GFZ Jerman pusat gempa pada koordinat 6,41° LS dan 102,00° BT

tg lampung 20170308


2. Kondisi geologi daerah terkena gempabumi
Daerah yang terdekat dengan pusat gempa bumi yaitu P. Panaitan, daerah pesisir Lampung Barat, dan daerah Ujung kulon tersusun oleh aluvium, endapan sedimenTersier(batupasir tufaan, batupasir gampingan, batulanau), dan endapan gunungapi Tersier(breksi gunungapi, tuf, lava). Goncangan gempa bumi akan terasa kuat pada daerah yang tersusun oleh aluvium, endapan rombakan gunungapi serta endapan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan. Endapan tersebut bersifat urai, lepas, belum terkonsolidasi (unconsolidated) dan memperkuat efek goncangan gempa bumi.


3. Penyebab gempabumi
Berdasarkan posisi dan kedalamannya gempa bumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas penunjaman lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia. Mekanisme pusat sumber gempa ini adalah sesar naik dengan komponen geser strike 143, dip 26, rake 118

4. Dampak gempabumi
Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan yang disebabkan kejadian gempabumi ini.


5. Rekomendasi:
• Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.
• Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempabumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.
• Gempabumi ini tidak menimbulkan tsunami, walaupun pusat gempanya berada di laut, energi gempa ini tidak cukup kuat untuk menimbulkan tsunami.