Badan Geologi

PENURUNAN STATUS G. LEWOTOBI PEREMPUAN

Terhitung tanggal 27 Agustus 2015 pukul 12.00 WITA tingkat aktivitas G. Lewotobi Perempuan diturunkan dari ” Waspada” (Level II) menjadi “Normal”(Level I).

PENURUNAN STATUS G. RAUNG

Terhitung tanggal 24 Agustus 2015 Pukul 15:00 WIB tingkat aktivitas G. Raung diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada).

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (SIAGA) G. Raung hingga 4 Agustus 2015

I. PENDAHULUAN  G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT     dengan tinggi puncaknya 3332 meter dari permukaan laut. Secara administratif G. Raung termasuk

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas LEVEL III (SIAGA) hingga 29 Juli 2015 pukul 06:00 WITA

I. PENDAHULUAN G. Karangetang merupakan sebuah pulau gunungapi yang terdapat di bagian Utara Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di P. Siau berjarak sekitar 146 km dari kota Manado, termasuk ke dalam

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (siaga) G. Raung Hingga 24 Juli 2015

I. PENDAHULUAN  G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT     dengan tinggi puncaknya 3332 meter dari permukaan laut. Secara administratif G. Raung termasuk

http://www.vsi.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/187181Gambar_Lewotobi_3.jpg http://www.vsi.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/682054Penurunan_Raung_2.jpg http://www.vsi.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/567743Gambar_Raung_2.jpg http://www.vsi.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/519316Gambar_G._Karangetan_1.jpg http://www.vsi.esdm.go.id/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/915534Gambar_Raung_2.jpg
  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Peringatan Dini Gerakan Tanah

Prev Next

September 2015

Publish Date : 31 Aug 2015

Agustus 2015

Publish Date : 31 Jul 2015

Juli 2015

Publish Date : 01 Jul 2015

Diseminasi Informasi

cctv
banner_galeri
leafbooklet_rsz
Prev Next

Penurunan Tingkat Aktivitas Gunungapi Lewotobi Perempuan dari Waspada (Level II) menjadi Normal (Le…

Penurunan Tingkat Aktivitas Gunungapi Lewotobi Perempuan dari Waspada (Level II)  menjadi Normal (Level I)

I. Pendahuluan Gunungapi Lewotobi Perempuan merupakan gunungapi strato dengan kubah lava yang terletak pada posisi geografis 8°33’06” Lintang Selatan dan 122°46’ 54” Bujur Timur. Secara administratif G. Lewotobi Perempuan terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Puncak G. Lewotobi Perempuan memiliki ketinggian lk. 1703 m di atas permukaan laut. Aktivitas vulkanik Gunungapi Lewotobi Perempuan dicirikan terekamnya gempa-gempa jenis Vulkanik Dalam (VA), gempa Vulkanik Dangkal (VB), dan gempa Tornilo. Gunungapi Leowotobi Perempuan dipantau secara visual dan instrumental secara kontinyu dari Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Perempuan yang berada di ...

31 Aug 2015 Berita Gunungapi

TANGGAPAN GEMPA ACEH BESAR, ACEH - 5.5 SR - 25 AGUSTUS 2015

TANGGAPAN GEMPA ACEH BESAR, ACEH - 5.5 SR - 25 AGUSTUS 2015

TANGGAPAN GEMPA ACEH BESAR, ACEH 5.5 SR - 25 AGUSTUS 2015 Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di perairan barat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG Jakarta, USGS Amerika Serikat dan sumber-sumber lainnya, sebagai berikut: 1. Gempabumi terjadi pada hari Selasa, 25 Agustus 2015, pukul 10:29:40 WIB (peta pusat gempabumi terlampir). Menurut BMKG pusat gempabumi berada pada koordinat 4,58°LU dan 93,71°BT dengan magnitudo 5,5 SR pada kedalaman 10 km.  Menurut USGS, pusat gempabumi berada pada koordinat 4,986°LU dan 93,311°BT dengan magnitudo 5,1 mb, pada kedalaman 31,6 km. Pusat gempabumi berjarak sekitar 230 km sebelah BaratDaya Kota Banda Aceh. 2. Kondisi...

26 Aug 2015 Berita Gempabumi Tsunami

Penurunan Tingkat Aktivitas Gunungapi Raung Dari Level III (SIAGA) menjadi Level II (WASPADA)

Penurunan Tingkat Aktivitas Gunungapi Raung Dari Level III (SIAGA) menjadi Level II (WASPADA)

I. PENDAHULUAN  G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT     dengan tinggi puncaknya 3332 meter dari permukaan laut. Secara administratif G. Raung termasuk ke dalam tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bodowoso dan Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan gunungapi Raung umumnya dicirikan oleh hembusan asap kawah berwarna putih tipis, tekanan lemah dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 75 meter dari puncak yang umumnya condong ke arah utara. Selama tahun 2014 tingkat aktivitas G. Raung sempat dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 05 Januari 2014 dan diturunkan dari Level...

25 Aug 2015 Berita Gunungapi

TANGGAPAN GEMPA TERNATE, MALUKU UTARA - 5.7 SR - 20 AGUSTUS 2015

TANGGAPAN GEMPA TERNATE, MALUKU UTARA - 5.7 SR - 20 AGUSTUS 2015

TANGGAPAN GEMPA TERNATE, MALUKU UTARA 5.7 SR - 20 AGUSTUS 2015 Bersama ini kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di perairan BaratDaya Ternate Provinsi Maluku Utara, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, Jakarta, USGS, Amerika Serikat dan sumber-sumber lainnya sebagai berikut: 1. Kejadian gempabumi tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 20 Agustus 2015. Berdasarkan informasi dari BMKG, gempabumi terjadi pada pukul 18:00:09 WIB, pusat gempa berada pada koordinat 0,46° LU dan 126,55°BT dengan magnituda 5,7 SR (Skala Richter) pada kedalaman 10 km berjarak 95 Km baratdaya Ternate – Maluku Utara. Sementara berdasarkan informasi dari USGS, pusat gempabumi berada pada koordinat 0,511° LU dan 126,620°...

21 Aug 2015 Berita Gempabumi Tsunami

TANGGAPAN GEMPA BENGKULU SELATAN, BENGKULU - 5.2 SR - 15 AGUSTUS 2015

TANGGAPAN GEMPA BENGKULU SELATAN, BENGKULU - 5.2 SR - 15 AGUSTUS 2015

TANGGAPAN GEMPA BENGKULU UTARA, BENGKULU 5.2 SR - 15 AGUSTUS 2015 Bersama ini kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempa bumi di sebelah Baratdaya Bengkulu Utara berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, Jakarta dan sumber lainnya sebagai berikut: 1. Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, tanggal 15 Agustus  2015 jam 15:19:32 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG, pusat gempa bumi berada pada koordinat 3,77°LS dan 101,75°BT, dengan magnituda 5,2 SR pada kedalaman 18 km, berjarak 62 km Baratdaya Bengkulu Utara. Sedangkan menurut GFZ, Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 3,73°LS dan 101,80°BT, dengan magnituda 5,3 Mw pada kedalaman 63 km. 2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi: Daerah...

18 Aug 2015 Berita Gempabumi Tsunami

TANGGAPAN GEMPA MALUKU TENGGARA BARAT, MALUKU - 5.6 SR - 15 AGUSTUS 2015

TANGGAPAN GEMPA MALUKU TENGGARA BARAT, MALUKU - 5.6 SR - 15 AGUSTUS 2015

TANGGAPAN GEMPA MALUKU TENGGARA BARAT, MALUKU 5.6 SR - 15 AGUSTUS 2015 Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di Maluku Tenggara Barat, Maluku berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, dan USGS sebagai berikut: 1. Gempabumi terjadi pada hari Sabtu  tanggal 15 Agustus 2015, pukul 05:03:36 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempabumi berada pada koordinat 710° LS dan 131.36° BT, dengan magnitudo 5.6 SR pada kedalaman 90 Km, berjarak 55 Km Baratlaut malukuTenggara Barat, Maluku.  2. Kondisi geologi daerah terkena gempabumi: Pusat gempabumi berada di laut. Daerah yang terdekat dengan pusat gempabumi yaitu Kepulauan Damar dan Babar, sebagian besar tersusun oleh endapan Aluvium berumur Kuarter,...

18 Aug 2015 Berita Gempabumi Tsunami

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Papandayan Hingga 11 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas  Level II (Waspada) G. Papandayan Hingga 11 Agustus 2015

I. Pendahuluan Gunung Papandayan merupakan gunungapi strato tipe A. Secara geografis G. Papandayan terletak pada 7o19’42” LS dan 107o44 BT dengan tinggi 2665 m dpl (di atas permukaan laut). Pada tanggal 31 Januari 2013 pukul 15:00 status kegiatan G. Papandayan diturunkan dari Level III (Siaga) ke Level II (Waspada). Sejak 05 Mei 2013 pukul 12:00 WIB dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Berdasarkan pemantauan kegempaan yang menunjukkan semakin menurun, maka status G. Papandayan diturunkan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) pada tanggal 6 Juni 2013.   II. Pengamatan 2.1 Kegempaan Kegempaan G. Papandayan dipantau dengan 5 stasiun seismik...

12 Aug 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Slamet 11 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Slamet 11 Agustus 2015

 I. PENDAHULUAN Gunungapi Slamet (G. Slamet) adalah gunungapi strato berbentuk kerucut dengan tinggi puncak 3432 mdpl. Secara administratif G. Slamet masuk ke dalam 5 wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis puncak G. Slamet terletak pada posisi 7o 14’ 30” Lintang Selatan dan 109o 12’ 30” Bujur Timur. Pada tanggal 10 Maret 2014 tingkat aktivitas G. Slamet dinaikan dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada). Kemudian pada tanggal 30 April 2014 tingkat aktivitas                  G. Slamet dinaikan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) dan tanggal 12 Mei 2014...

12 Aug 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Kerinci Hingga 9 Agustus 2015

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Kerinci Hingga 9 Agustus 2015

I. Pendahuluan Gunungapi Kerinci adalah gunung api strato tipe A, secara geografis berada pada posisi 1°41,5’ LS dan 101°16’ BT dengan tinggi puncaknya 3.800 m dpl, sedangkan secara administratif terletak di dua provinsi dan dua kabupaten, yaitu: Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dan Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Gunungapi Kerinci pada status Normal hampir selalu mengeluarkan asap dari kawah, dengan warna putih tipis-tebal dengan tinggi ± 300 m dari puncak. Sejak  9 September 2007 status kegiatan G. Kerinci dinaikkan menjadi Level II (Waspada) karena asap hitam pekat teramati keluar dari kawah dengan ketinggian ± 800 m.  Letusan terakhir terjadi pada 15 Desember 2011,...

12 Aug 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Dempo Hingga 10 Agustus 2015

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Dempo Hingga 10 Agustus 2015

I. Pendahuluan G. Dempo mempunyai dua puncak yaitu: G.Dempo pada ketinggian 3.049 m dpl dan G. Marapi Dempo pada ketinggian 3.173 m dpl. Sejarah erupsi Gunung Dempo tercatat sejak tahun 1818 dan hingga kini telah terjadi 21 kejadian. Erupsi terakhir terjadi pada tanggal 1 Januari 2009. Frekuensi erupsi tidak teratur, periode istirahat dan periode erupsi tidak tetap. Jangka waktu terpendek periode istirahat adalah satu tahun sedangkan periode terpanjang adalah 26 tahun. Karakter erupsi G. Dempo merupakan Erupsi Freatik. Erupsi Freatik umumnya berlangsung secara tiba-tiba dan dalam waktu singkat. Sifat erupsi G. Dempo yaitu: selalu mengeluarkan lumpur belerang, piroklastik, dan air dari...

12 Aug 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi tingkat aktivitas Level IV (Awas) G. Sinabung Tanggal 31 Juli – 10 Agustus 2015 pukul 06.00…

Evaluasi tingkat aktivitas Level IV (Awas) G. Sinabung Tanggal 31 Juli – 10 Agustus 2015 pukul 06.00 WIB

I. Pendahuluan Gunungapi Sinabung berbentuk strato, secara administratif berada di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis ada pada posisi 3º 10’ LU dan 98º 23,5’ BT dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut. Pasca peningkatan aktivitas vulkanik G. Sinabung dari Waspada menjadi Siaga pada tanggal 3 November 2013, aktivitas vulkanik meningkat secara fluktuatif hingga 22 November 2013 dan meningkat secara siginifikan pada 23 dan 24 November 2013. Sehingga tingkat aktivitas G. Sinabung dinaikkan dari level III (Siaga) menjadi ...

12 Aug 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru Hingga 10 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru Hingga 10 Agustus 2015

I. PENDAHULUAN Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Secara geografis terletak pada 08°06'30" lintang selatan dan 112°55‘00”  bujur timur  dengan tinggi puncaknya (Mahameru) 3676 m dpl. Morfologi G. Semeru menunjukkan bentuk kerucut yang bagus, akan tetapi hakekatnya puncaknya sangat rumit, hal ini disebabkan oleh berulangkali menggesernya kawah dari barat laut ke tenggara. Tipe letusan G. Semeru merupakan tipe campuran, yaitu tipe Volcano diselingi dengan letusan tipe Stromboli.. Produk letusan utama dari G. Semeru adalah lontaran material pijar, guguran awanpanas dan lahar di musim hujan masuk ke sungai-sungai yang berhulu di G. Semeru. Awan panas terbesar terjadi pada...

12 Aug 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (SIAGA) G. Raung Hingga 10 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (SIAGA) G. Raung Hingga 10 Agustus 2015

I. PENDAHULUAN  G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT     dengan tinggi puncaknya 3332 meter dari permukaan laut. Secara administratif G. Raung termasuk ke dalam tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bodowoso dan Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan gunungapi Raung umumnya dicirikan oleh hembusan asap kawah berwarna putih tipis, tekanan lemah dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 75 meter dari puncak yang umumnya condong ke arah utara. Selama tahun 2014 tingkat aktivitas G. Raung sempat dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 05 Januari 2014 dan diturunkan dari Level...

12 Aug 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Bromo Hingga 10 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Bromo Hingga 10 Agustus 2015

I. PENDAHULUAN Gunungapi Bromo secara geografis terletak pada 7° 55’ 30” LS dan 112° 37’ 00” BT dengan tinggi puncaknya 2329 meter dari permukaan laut. Secara administrasi termasuk  ke dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, Provinsi  Jawa Timur.  Pada  November 2010 aktivitas G. Bromo meningkat sehingga pada 23 November 2010 pukul 08:00 WIB, status kegiatan G. Bromo dinaikan   dari level II (Waspada) menjadi level III (Siaga). Aktivitas masih terus meningkat sehingga pada tanggal 23 November  2010, pukul 15.30 WIB dinaikan lagi dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas). Pada Desember 2010 potensi ancaman dari erupsi mulai berkurang (walaupun erupsi masih tetap terjadi)...

12 Aug 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Anak Krakatau

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Anak Krakatau

I.    PENDAHULUAN Gunungapi Anak Krakatau merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Selat Sunda, muncul diantara P. Panjang, P. Sertung dan P. Rakata (komplek G. Krakatau). Sejak pemunculannya G. Anak Krakatau tanggal 11 Juni 1927 hingga 2011, telah mengalami erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dengan waktu istirahat berkisar antara 1 – 6 tahun. Aktivitas G. Anak Krakatau hingga saat ini sedang ‘tumbuh’ membangun diri. Sejak erupsi tahun 2001, G. Anak Krakatau aktif kembali mulai 23 Oktober 2007 s/d  10 Juli 2011, dengan kejadian erupsinya yang berlangsung setiap tahun namun dengan jumlah kejadiannya erupsi eksplosif dan potensi ancamannya...

12 Aug 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Marapi

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Marapi

I. PENDAHULUAN Gunungapi Marapi merupakan salah satu gunungapi aktif di Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis puncak G. Marapi terletak pada posisi 0o 22’ 47.72” LS dan 100o 28’16.71” BT dengan ketinggian 2.891 m dpl dan secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar. G. Marapi merupakan gunung tipe stratovolcano dengan daerah puncaknya dicirikan oleh suatu kaldera yang mempunyai beberapa kawah aktif yang berarah Baratdaya-Timurlaut. Sejarah letusan G. Marapi dicirikan oleh aktivitas vulkanik berupa erupsi eksplosif pada kawah puncak. Pada tanggal 3 Agustus 2011, pukul 08:31 WIB. terjadi erupsi berupa abu dari kawah Verbeek, berwarna kelabu tebal dengan tinggi 1.000 m....

12 Aug 2015 Berita Gunungapi

Laporan singkat pemeriksaan lahan relokasi di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Bar…

Laporan singkat pemeriksaan lahan relokasi di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Bersama ini kami sampaikan laporan hasil pemeriksaan lahan relokasi di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pemeriksaan dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti surat dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Bogor, Nomor : 546.2/1008 – ATMBG, tanggal 27 Mei 2015 perihal Permohonan Kajian Geologi Calon Lahan Relokasi. Pemeriksaan dilaksanakan bersama dengan pihak dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Bogor. 1. Lokasi lahan relokasi: Secara geografis lokasi ini berada pada koordinat  106° 33' 31.3" BT dan 06° 31' 26.0" LS. Secara administratif, lahan calon relokasi berada di wilayah Kp. Cibiuk, Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa...

07 Aug 2015 Berita Gerakan Tanah

Laporan singkat pemeriksaan lahan relokasi di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Bara…

Laporan singkat pemeriksaan lahan relokasi di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Bersama ini kami sampaikan laporan hasil pemeriksaan lahan relokasi di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pemeriksaan dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti surat dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Bogor, Nomor : 546.2/1008 – ATMBG, tanggal 27 Mei 2015 perihal Permohonan Kajian Geologi Calon Lahan Relokasi. Pemeriksaan dilaksanakan bersama dengan pihak dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Bogor.   1. Lokasi lahan relokasi: Secara geografis lokasi ini berada pada koordinat  106° 33' 31.3" BT dan 06° 31' 26.0" LS. Secara administratif, lahan calon relokasi berada di wilayah Kp. Ciparay, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat....

07 Aug 2015 Berita Gerakan Tanah

Laporan singkat pemeriksaan bencana gerakan tanah di Kec. Padangsidempuan Utara Kota Padangsidempuan…

Laporan singkat pemeriksaan bencana gerakan tanah di Kec. Padangsidempuan Utara Kota Padangsidempuan, Provinsi Sumatera Utara

Bersama ini kami sampaikan laporan singkat hasil pemeriksaan tim tanggap darurat bencana gerakan tanah di Kecamatan Padangsidempuan Utara, Kota Padangsidempuan, Provinsi Sumatera Utara, berdasarkan berita dari Situs viva.co.id pada hari Selasa tanggal 28 Juli 2015 sebagai berikut : A. Kelurahan Wek II 1. Lokasi bencana dan waktu kejadian : Bencana gerakan tanah terjadi di Gang Silayang-Layang, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidempuan Utara, Kota Padangsidempuan, Provinsi Sumatera Utara, secara geografis terletak pada koordinat : 010 22’ 46,7” LS dan  990 16’ 04,2” BT. Gerakan tanah terjadi pada hari Senin, tanggal 27 Juli 2015 sekitar jam 22.30 wib.    2. Kondisi bencana dan akibat yang ditimbulkan...

07 Aug 2015 Berita Gerakan Tanah

TANGGAPAN GEMPA KLUNGKUNG, BALI - 5.3 SR - 6 AGUSTUS 2015

TANGGAPAN GEMPA KLUNGKUNG, BALI - 5.3 SR - 6 AGUSTUS 2015

TANGGAPAN GEMPA KLUNGKUNG, BALI 5.3 SR - 6 AGUSTUS 2015 Bersama ini kami sampaikan tanggapan terjadinya Gempa Bumi di Tenggara Klungkung Bali, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG dan USGS Amerika Serikat, sebagai berikut: 1. Gempa Bumi terjadi pada hari Sabtu tanggal 6 Agustus 2015 pukul 12:05:46 WIB, pusat Gempa Bumi terletak di Tenggara Pulau Bali. Menurut BMKG pusat Gempa Bumi berada  di Laut pada koordinat 10°LS dan 115,93°BT, dengan magnituda 5,3 SR pada kedalaman 10 km, 145 km Tenggara Klungkung Bali. Menurut USGS pusat Gempa Bumi berada pada koordinat  9,593°LS dan 116,015°BT, dengan magnituda 5,2 Mw pada kedalaman 60.4 km.  2. Kondisi Wilayah Gempa Bumi: Secara...

06 Aug 2015 Berita Gempabumi Tsunami

Laporan Singkat Pemeriksaan gerakan tanah di Dusun Waeruba, Desa Bara, Kecamatan Airbuaya, Kabupaten…

Laporan Singkat Pemeriksaan gerakan tanah di Dusun Waeruba, Desa Bara, Kecamatan Airbuaya, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku

Menindaklanjuti surat nomor 546/240/DESDM/2015 tanggal 16 Juni  2015 perihal Permintaan peninjauan lokasi Kejadian Gerakan Tanah di Dusun Waeruba, Desa Baara, Kecamatan Airbuaya, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, maka bersama ini kami sampaikan laporan singkat hasil pemeriksaan Tim Tanggap Darurat   Gerakan Tanah di wilayah Kabupaten Buru, Provinsi Maluku,  sebagai berikut : 1. Lokasi dan Waktu Kejadian Gerakan Tanah : Lokasi gerakan tanah terletak Tanah di Dusun Waeruba, Desa Bara, Kecamatan Airbuaya, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.  Gerakan tanah berupa longsoran bahan rombakan  dan nendatan. Jenis longsoran bahan rombakan terjadi sejak dua tahun yang lalu, secara geografis terletak pada koordinat 126° 11' 47,1" BT, 03°...

06 Aug 2015 Berita Gerakan Tanah

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (SIAGA) G. Raung hingga 4 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (SIAGA) G. Raung hingga 4 Agustus 2015

I. PENDAHULUAN  G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT     dengan tinggi puncaknya 3332 meter dari permukaan laut. Secara administratif G. Raung termasuk ke dalam tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bodowoso dan Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan gunungapi Raung umumnya dicirikan oleh hembusan asap kawah berwarna putih tipis, tekanan lemah dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 75 meter dari puncak yang umumnya condong ke arah utara. Selama tahun 2014 tingkat aktivitas G. Raung sempat dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 05 Januari 2014 dan diturunkan dari Level...

05 Aug 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas LEVEL III (SIAGA) hingga 29 Juli 2015 pukul …

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas LEVEL III (SIAGA) hingga 29 Juli 2015 pukul 06:00 WITA

I. PENDAHULUAN G. Karangetang merupakan sebuah pulau gunungapi yang terdapat di bagian Utara Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di P. Siau berjarak sekitar 146 km dari kota Manado, termasuk ke dalam kabupaten Sitaro. Gunungapi tersebut dipantau secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi di Desa Salili. Secara geografis G. Karangetang terletak pada posisi 02047’ Lintang Utara dan 125029’ Bujur Timur, dengan ketinggian puncak sekitar 1827 m di atas permukaan laut. Tingkat aktivitas vulkanik G. Karangetang sejak 3 September 2013 adalah LEVEL III (SIAGA). Berdasarkan data visual serta kegempaan yang dilakukan secara menerus dari Pos PGA G. Karangetang di Salili, maka dapat dideskripsikan sebagai...

29 Jul 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi kegiatan G. Lokon pada tingkat aktivitas Siaga (Level III) hingga tanggal 22 Juli 2015 puku…

Evaluasi kegiatan G. Lokon pada tingkat aktivitas Siaga (Level III) hingga tanggal 22 Juli 2015 pukul 06:00 WITA

I. Pendahuluan G. Lokon terdapat di Kota Administratif Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, dengan posisi geografi terletak pada 1021’30” Lintang Utara dan 124047’30” Bujur Timur dengan tinggi puncaknya sekitar 1579 m di atas permukaan laut (data dasar gunungapi). Tingkat kegiatan G. Lokon adalah SIAGA  sejak 24 Juli 2011 pukul 22:00 WITA.   II. Visual Pemantauan visual dilakukan dari Pos Pengamatan Gunungapi Lokon yang berada di Kakaskasen, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, cuaca di sekitar Pos Pengamatan Gunungapi Lokon pada periode 15 - 22 Juli 2015 pukul 06:00 WITA adalah sebagai berikut: Tanggal 15 Juli 2015, cuaca cerah berawan, angin tenang hingga sedang dari selatan. Gunungapi...

28 Jul 2015 Berita Gunungapi

TANGGAPAN GEMPA CIAMIS, JAWA BARAT - 5.7 SR - 25 JULI 2015

TANGGAPAN GEMPA CIAMIS, JAWA BARAT 5.7 SR - 25 JULI 2015 Bersama ini kami sampaikan tanggapan terjadinya Gempa Bumi di Tenggara Ciamis Jawa Barat, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG dan USGS Amerika Serikat, sebagai berikut: 1.    Gempa Bumi terjadi pada hari Sabtu tanggal 25 Juli 2015 pukul 04:44:42 WIB, pusat Gempa Bumi terletak di Tenggara Ciamis Jawa Barat. Menurut BMKG pusat Gempa Bumi berada  di Laut pada koordinat 8,49°LS dan 108,96°BT, dengan magnituda 5,7 SR pada kedalaman 10 km, 111 km Tenggara Ciamis Jawa Barat. Menurut USGS pusat Gempa Bumi berada pada koordinat  8,304°LS dan 108,981°BT, dengan magnituda 5,4 Mw pada kedalaman...

25 Jul 2015 Berita Gempabumi Tsunami

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (SIAGA) G. Raung hingga 24 Juli 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (SIAGA) G. Raung hingga 24 Juli 2015

I. PENDAHULUAN  G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT     dengan tinggi puncaknya 3332 meter dari permukaan laut. Secara administratif G. Raung termasuk ke dalam tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bodowoso dan Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan gunungapi Raung umumnya dicirikan oleh hembusan asap kawah berwarna putih tipis, tekanan lemah dengan ketinggian berkisar antara 50 hingga 75 meter dari puncak yang umumnya condong ke arah utara. Selama tahun 2014 tingkat aktivitas G.Raung sempat dinaikkan dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada tanggal 05 Januari 2014 dan diturunkan dari Level II...

24 Jul 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas LEVEL III (SIAGA) hingga 22 Juli 2015 pukul …

Evaluasi Kegiatan G. Karangetang pada tingkat aktivitas LEVEL III (SIAGA) hingga 22 Juli 2015 pukul 06:00 WITA

I. PENDAHULUAN G. Karangetang merupakan sebuah pulau gunungapi yang terdapat di bagian Utara Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di P. Siau berjarak sekitar 146 km dari kota Manado, termasuk ke dalam kabupaten Sitaro. Gunungapi tersebut dipantau secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi di Desa Salili. Secara geografis G. Karangetang terletak pada posisi 02047’ Lintang Utara dan 125029’ Bujur Timur, dengan ketinggian puncak sekitar 1827 m di atas permukaan laut. Tingkat aktivitas vulkanik G. Karangetang sejak 3 September 2013 adalah LEVEL III (SIAGA). Berdasarkan data visual serta kegempaan yang dilakukan secara menerus dari Pos PGA G. Karangetang di Salili, maka dapat dideskripsikan sebagai...

23 Jul 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Slamet

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Slamet

I. PENDAHULUAN  Gunungapi Slamet (G. Slamet) adalah gunungapi strato berbentuk kerucut dengan tinggi puncak 3432 mdpl. Secara administratif G. Slamet masuk ke dalam 5 wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis puncak G. Slamet terletak pada posisi 7o 14’ 30” Lintang Selatan dan 109o 12’ 30” Bujur Timur. Pada tanggal 10 Maret 2014 tingkat aktivitas G. Slamet dinaikan dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada). Kemudian pada tanggal 30 April 2014 tingkat aktivitas G. Slamet dinaikan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) dan tanggal 12 Mei 2014...

22 Jul 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi tingkat aktivitas Level IV (Awas) G. Sinabung Tanggal 2 Juli – 13 Juli 2015

Evaluasi tingkat aktivitas Level IV (Awas) G. Sinabung Tanggal 2 Juli – 13 Juli 2015

I. Pendahuluan Gunungapi Sinabung berbentuk strato, secara administratif berada di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis ada pada posisi 3º 10’ LU dan 98º 23,5’ BT dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut. Pasca peningkatan aktivitas vulkanik G. Sinabung dari Waspada menjadi Siaga pada tanggal 3 November 2013, aktivitas vulkanik meningkat secara fluktuatif hingga 22 November 2013 dan meningkat secara siginifikan pada 23 dan 24 November 2013. Sehingga tingkat aktivitas G. Sinabung dinaikkan dari level III (Siaga) menjadi Level...

22 Jul 2015 Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru

I. PENDAHULUAN Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Secara geografis terletak pada 08°06'30" lintang selatan dan 112°55‘00”  bujur timur  dengan tinggi puncaknya (Mahameru) 3676 m dpl. Morfologi G. Semeru menunjukkan bentuk kerucut yang bagus, akan tetapi hakekatnya puncaknya sangat rumit, hal ini disebabkan oleh berulangkali menggesernya kawah dari barat laut ke tenggara. Tipe letusan G. Semeru merupakan tipe campuran, yaitu tipe Volcano diselingi dengan letusan tipe Stromboli.. Produk letusan utama dari G. Semeru adalah lontaran material pijar, guguran awanpanas dan lahar di musim hujan masuk ke sungai-sungai yang berhulu di G. Semeru. Awan panas terbesar terjadi...

22 Jul 2015 Berita Gunungapi

Status Gunungapi Diatas Normal

led_orange_blink G. Sinabung AWAS 02-06-2015
led_orange_blink G. Karangetang Siaga 03-09-2013
G. Lokon Siaga 24-07-2011

G. Raung Waspada 24-08-2015

G. Soputan Waspada 03-07-2015

G. Colo Waspada 24-06-2015

G. Dempo Waspada 29-04-2015

G. Lewotobi Laki-laki Waspada 17-03-2015

G. Gamalama Waspada 10-03-2015

G. Slamet Waspada 05-01-2015
led_yellow G. Sangeangapi Waspada 17-06-2014
G. Rokatenda Waspada 07-04-2014
G. Ibu Waspada 10-12-2013
led_yellow G. Gamkonora Waspada 01-07-2013
led_yellow G. Papandayan Waspada 06-06-2013
led_yellow G. Bromo Waspada
03-10-2012
led_yellow G. Semeru Waspada 02-05-2012
led_yellow G. Anak Krakatau Waspada 26-01-2012
led_yellow G. Marapi Waspada 03-08-2011
led_yellow G. Dukono Waspada 15-06-2008
led_yellow G. Kerinci Waspada 09-09-2007

Keterangan :

led_red_blink Level IV (AWAS)

led_orange_blink Level III (SIAGA)

led_yellow Level II (WASPADA)

led_green Level I (NORMAL)

Statistik Kunjungan

Content View Hits : 895769
twitter_logo_1
findUsOnFacebook

Aktifitas Gunungapi

Prev Next

Penurunan Tingkat Aktivitas Gunungapi Lewotobi Perempuan dari Waspada (Level II) menjadi Normal (Le…

Penurunan Tingkat Aktivitas Gunungapi Lewotobi Perempuan dari Waspada (Level II)  menjadi Normal (Level I)

I. Pendahuluan Gunungapi Lewotobi Perempuan merupakan gunungapi strato dengan kubah lava yang terletak pada posisi geografis 8°33’06” Lintang Selatan dan 122°46’...

31 Aug 2015Berita Gunungapi

Penurunan Tingkat Aktivitas Gunungapi Raung Dari Level III (SIAGA) menjadi Level II (WASPADA)

Penurunan Tingkat Aktivitas Gunungapi Raung Dari Level III (SIAGA) menjadi Level II (WASPADA)

I. PENDAHULUAN  G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT     dengan tinggi puncaknya...

25 Aug 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Papandayan Hingga 11 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas  Level II (Waspada) G. Papandayan Hingga 11 Agustus 2015

I. Pendahuluan Gunung Papandayan merupakan gunungapi strato tipe A. Secara geografis G. Papandayan terletak pada 7o19’42” LS dan 107o44 BT...

12 Aug 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Slamet 11 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Slamet 11 Agustus 2015

 I. PENDAHULUAN Gunungapi Slamet (G. Slamet) adalah gunungapi strato berbentuk kerucut dengan tinggi puncak 3432 mdpl. Secara administratif G. Slamet masuk...

12 Aug 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Kerinci Hingga 9 Agustus 2015

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Kerinci Hingga 9 Agustus 2015

I. Pendahuluan Gunungapi Kerinci adalah gunung api strato tipe A, secara geografis berada pada posisi 1°41,5’ LS dan 101°16’ BT dengan...

12 Aug 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Dempo Hingga 10 Agustus 2015

Evaluasi Status Level II (Waspada) G. Dempo Hingga 10 Agustus 2015

I. Pendahuluan G. Dempo mempunyai dua puncak yaitu: G.Dempo pada ketinggian 3.049 m dpl dan G. Marapi Dempo pada ketinggian 3.173...

12 Aug 2015Berita Gunungapi

Evaluasi tingkat aktivitas Level IV (Awas) G. Sinabung Tanggal 31 Juli – 10 Agustus 2015 pukul 06.00…

Evaluasi tingkat aktivitas Level IV (Awas) G. Sinabung Tanggal 31 Juli – 10 Agustus 2015 pukul 06.00 WIB

I. Pendahuluan Gunungapi Sinabung berbentuk strato, secara administratif berada di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan secara geografis ada pada posisi...

12 Aug 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru Hingga 10 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Semeru Hingga 10 Agustus 2015

I. PENDAHULUAN Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Secara geografis terletak pada 08°06'30" lintang selatan dan 112°55‘00” ...

12 Aug 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (SIAGA) G. Raung Hingga 10 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level III (SIAGA) G. Raung Hingga 10 Agustus 2015

I. PENDAHULUAN  G. Raung secara geografis berada pada posisi 8º 07’ 30” LS dan 114º 02’ 30” BT     dengan tinggi puncaknya...

12 Aug 2015Berita Gunungapi

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Bromo Hingga 10 Agustus 2015

Evaluasi Tingkat Aktivitas Level II (Waspada) G. Bromo Hingga 10 Agustus 2015

I. PENDAHULUAN Gunungapi Bromo secara geografis terletak pada 7° 55’ 30” LS dan 112° 37’ 00” BT dengan tinggi puncaknya 2329...

12 Aug 2015Berita Gunungapi

sbg-bebaskorupsi
moto_pvmbg
banner_maklumat1